Materi Tumbuhan Lumut: Metagenesis, Ciri, Struktur Tubuh, dan Klasifikasi Tumbuhan Lumut

Materi Tumbuhan Lumut
Hallo semuanya, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai materi biologi yakni tentang Tumbuhan Lumut yang meliputi Metagenesis, Ciri, Struktur Tubuh, dan Klasifikasi Tumbuhan Lumut. Tak perlu berlama-lama lagi yuk simak ulasan selengkapnya.

Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut

Berikut ini merupakan beberapa ciri dari tumbuhan lumut hijau yang dapat dengan mudah kita ketahui. Dengan mengetahui ciri dari tumbuhan lumut ini, kita bisa membedakan tumbuhan lumut dengan tumbuhan lainnya. Berikut ciri-cirinya.
  • Bersifat makroskopis dengan tinggi rata-rata 1-2 cm. Lumut paling tinggi berukuran 40 cm.
  • Belum mempunyai akar, batang, dan daun yang sebenarnya.
  • Fase gametofit (tumbuhan lumut) dan sporofit (sporogonium).
  • Reproduksi seksual dengan penyatuan gamet. Gamet jantan dihasilkan di dalam arkegonium.
  • Reproduksi aseksual dengan spora dan gemma/kuncup.
  • Habitat di tempat lembab/basah.

Struktur Tubuh Tumbuhan Lumut

Struktur tubuh lumut merupakan suatu bagian yang membangun tubuh tumbuhan lumut.
  • Tubuhnya bersifat multiseluler (bersel banyak).
  • Sel-sel penyusun tubuhnya telah memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa.
  • Batangnya tidak memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem).
  • Akar belum sempurna dan masih berupa rizoid.

Metagenesis Tumbuhan Lumut

Berdasarkan skema siklus hidup tumbuhan lumut, jelas tampak bahwa adanya fase sporofit didahului fase gametofit atau sebaliknya. Kedua fase itu terjadi secara bergantian. Peristiwa semacam itu disebut pergantian keturunan (generasi) atau metagenesis. Jadi, metagenesis adalah pergiliran keturunan antara fase gametofit dan fase sporofit. Pada tumbuhan lumut fase gameofit lebih dominan daripada fase sporofit.

Klasifikasi Tumbuhan Lumut

Tumbuhan lumut dibedakan menjadi tiga divisi sebagai berikut.

  1. Musci (lumut daun), mempunyai batang dan daun semu yang berdiri tegak. Contoh: Sphagnum sp. (lumut gambut), bryum sp. (hidup di tembok atau batuan yang lembab), dan Aerobrysis longissima (hidup sebagai epifit di hutan).
  2. Hepaticae (lumut hati), tubuh berupa lembaran (talus) yang terbagi atas beberapa lobus. Contoh: Marchantia polymorpha, M. berteroana, Ricciocarpus natans, dan R. frostil.
  3. Anthocerotaceae (lumut tanduk), memiliki sporofit yang berupa kapsul yang memanjang dan tumbuh seperti tanduk dari hamparan gametofit. Contoh: Anthoceros sp. dan Notothylus indica.
Baca Selengkapnya

Inilah Faktor Pendorong Bangsa Barat Menjelajahi Samudera

Inilah Faktor Pendorong Bangsa Barat Menjelajahi Samudera

Penjelajahan samudera yang dilakukan bangsa-bangsa Barat menjangkau wilayah yang jauh seperti Amerika, Afrika, dan Asia. Pelopor bangsa-bangsa Eropa dalam melakukan penjelajahan samudera adalah bangsa Spanyol dan Portugis yang kemudian diikuti oleh Belanda, Inggris, serta Prancis.

Faktor-faktor yang mendorong bangsa-bangsa Barat menjelajahi samudera menuju belahan dunia Timur adalah sebagai berikut.

Kisah Perjalanan Marcopolo (1254-1324)

Marcopolo adalah seorang pendorong dari Venesia, Italia yang melakukan perjalanan ke China. Kisah perjalanannya dituanglan dalam buku berjudul Book of Various Experiences yang mengisahkan tentang keajaiban dunia atau imago mundi.

Jatuhnya Kota Konstantinopel Tahun 1453

Kota Konstatinopel merupakan ibu kota Romawi Timur. Jatuhnya kota tersebut ke tangan Kesultanan Turki pada tahun 1453 menyebabkan terputusnya hubungan dagang ke dunia Timur. Akibatnya, bangsa Barat berusaha mencari jalan sendiri ke pusat rempah-rempah.

Adanya Semangat Penaklukan (Reconquesta)

Semangat reconquesta dilakukan terhadap orang-orang yang beragama Islam serta membuat daerah-daerah kekuasaan yang dimiliki kerajaan-kerajaan Islam tersebut. Semangat penaklukan ini di antaranya dilakukan oleh Spanyol (Ratu Isabella) yang membiayai penjelajahan samudera yang dilakukan Columbus pada tahun 1492 untuk mencari jalan ke Barat.

Berkembangnya Teknik Pelayaran dan Penemuan Kompas

Kompas berfungsi untuk menentukan arah dan posisi laut. Mereka menciptakan kapal yang lebih mudah dan lebih cepat digerakkan dengan memperbaiki konstruksi kapal serta memadukan layar yang berbentuk segitiga dengan tali-temali persegi.

Penemuan Copernicus yang Didukung oleh Galileo Galilei

Penemuannya menyatakan bahwa bumi ini bulat. Pendapat ini memperkuat keberanian para pelaut karena orang yang berlayar ke dunia Timur tidak akan tersesat. Pelayaran ke timur yang dilakukan nantinya akan sampai ke tempat semula.
Baca Selengkapnya

Contoh Teks Eksposisi Singkat tentang Lingkungan, Pendidikan dan Kesehatan

Contoh Teks Eksposisi Singkat tentang Lingkungan, Pendidikan dan Kesehatan Beserta Struktur


Lama kami tidak memberikan artikel tentang materi pelajaran karena kesibukan mimin. Pada kesempatan kali kita akan membahas mengenai Contoh teks eksposisi singkat tentang lingkungan, pendidikan dan kesehatan lengkap beserta strukturnya. Tak perlu berlama-lama lagi baca selengkapnya.

Teks eksposisi sendiri mempunyai definisi sebuah teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat yang bertujuan untuk memaparkan atau menjelaskan informasi-informasi tertentu agar dapat menambah ilmu pengetahuan sang pembaca.
contoh teks eksposisi lingkungan pendidikan kesehatan

Teks eksposisi ini dibangun oleh 3 struktur, diantaranya yaitu sebagai berikut.
  1. Pernyataan Pendapat (tesis), adalah bagian teks yang berisikan pernyataan pendapat (tesis) sang penulis. Bagian ini biasa disebut bagian pembuka.
  2. Argumentasi, adalah bagian yang berisikan alasan yang dapat memperkuat argumen penulis dalam memperkuat ataupun menolak suatu gagasan.
  3. Penegasan Ulang Pendapat, merupakan bagian yang berisi penegasan ulang pendapat sang penulis.
Setelah kita mengetahui struktur teks dari teks eksposisi seperti di atas, teks eksposisi juga memiliki beberapa kaidah kebahasaan yang dapat dijadikan sebagai ciri teks eksposisi agar kita bisa mengetahui suatu teks dapat dikatakan sebagai teks eksposisi atau tidak. Berikut merupakan beberapa kaidah kebahasaanya.
  1. Pronomina.
  2. Kata leksikal : Nomina, Verba, Adjektiva, dan Adverbia.
  3. Konjungsi.

Contoh Teks Eksposisi tentang Lingkungan


Lingkungan Sekolah

Kebersihan lingkungan sekolah adalah salah satu faktor penting untuk menciptakan kenyamanan dalam proses KBM. Selain untuk menciptakan kenyamanan dalam proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), kebersihan diperlukan untuk menjaga kesehatan para siswa. Siswa akan lebih senang belajar dalam suasana yang asri dan bersih.

Namun, masih banyak siswa yang kurang menjaga kebersihan sekolah. Di laci meja kelas biasanya banyak ditemukan sampah bekas makanan atau minuman. Siswa masih kurang kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan. Masih banyak yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Penyebab mereka tidak menjaga kebersihan salah satunya adalah mereka malas, dan kurang kesadaran menjaga kebersihan. Padahal disetiap titik lingkungan sekolah sudah disediakan tempat sampah. Kurang kesadaran akan kebersihan dan malas itulah penyakit siswa siswi sekolah pada saat ini.

Akibat tidak menjaga kebersihan lingkungan sekolah, lingkungan sekolah menjadi bau, kotor serta banyak serangga. Laci-laci meja kelas yang banyak sampah akan menjadi sarang nyamuk dan serangga. Ruang kelas yang tidak dibersihkan akan kotor dan nenimbulkan ketidaknyamanan dalam proses belajar mengajar. Sampah yang berserakan atau tempat sampah yang tidak dibersihkan akan menimbulkan bau yang menyengat dan penyakit-penyakit baru.

Alasan lain adalah para siswa berpikiran bahwa, kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab penjaga dan perawat sekolah sehingga mereka dengan enaknya membuang sampah sembarangan. Padahal kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.

Menjaga kebersihan di lingkungan sekolah perlu dilakukan. Dengan cara reboisasi, membersihkan kelas dan sekolah, lingkungan sekolah akan terasa nyaman untuk ditinggali warganya. Perlu diberikan sanksi yang tegas kepada siswa yang membuang sampah sembarangan. Selain itu, diadakan bersih sekolah setiap bulan yaitu kerja bakti warga sekolah untuk membersihkan sekolahnya agar siswa-siswa memiliki tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap sekolahnya.

Contoh Teks Eksposisi tentang Pendidikan


Pendidikan Remaja

Remaja adalah masa yang dialami oleh anak-anak pada saat SMP. Masa ini merupakan masa transisi dimana dimulai,mulai umur 10 hingga 21 tahun. Pada masa itu remaja juga sedang mencari identitas dirinya. Pada masa ini remaja harus mendapatkan pendidikan karakter agar menjadi generasi yang jujur,kreatif,peduli,santun, dan percara diri.

Pada masa remaja merupakan masa sulit karena butuh pengendalian diri yang lebih daripada saat masa anak-anak. Dalam masa ini remaja butuh orang dewasa untuk mengarahkan ke perilaku positif agar tidak terpengaruh ke perbuatan negative. Jika pengendaliannya baik maka remaja bisa menjadi anak yang membanggakan orang tuanya.

Pendidikan Karakter ini dapat membentuk remaja menjadi berprestasi. Di dalam pendidikan karakter mereka juga diajarkan nilai religious yang dapat menguraikan kebaikan agar remaja tumbuh sebagai manusia yang peka pada lingkungan sosial. Di samping itu mereka juga diajarkan nilai toleransi dan cinta damai atau nilai-nilai kemanusiaan agar membentuk remaja yang mempunyai sifat pengasih.

Dengan demikian, nilai-nilai positif dalam pendidikan karakter itu dapat membuntuk remaja yang unggul, Mereka juga dapat bersaing dengan baik di tingkat nasional maupun internasional.  Dengan begitu, remaja yang memiliki karakter kuat. Nilai positif dalam pendidikan karakter juga dapat membuat kegiatan remaja terarah dan akan mempunyai budi pekerti yang baik.

Contoh Teks Eksposisi tentang Kesehatan


Mencegah Penyakit Jantung dan Stroke

Penyakit jantung dan stroke merupakan penyakit yang paling berbahaya di dunia ini. Bahkan penyakit-penyakit ini menjadi pembunuh nomor satu dan dua di Indonesia. Penyakit ini menyerang siapapun tidak mengenal jenis kelamin dan usia penderitannya. Bahkan penyakit storke pernah ditemukan pada seorang anak kecil. Sedangkan penyakit jantung, diidentifikasikan pernah menyerang seorang bayi yang baru lahir. 

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyakit jantung dan stroke pada manusia, diantaranya adalah kebiasaan buruk seperti makan-makanan sembarangan, merokok dan minum-minuman keras. Penyakit ini menyerang tiba-tiba, kapanpun dan dimanapun. Untuk itulah mengetahui cara-cara pencegahan penyakit ini merupakan suatu tindakan yang bijaksana untuk menghindari mereka. Di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit jantung dan stroke.

Yang pertama adalah ketahui apakah Anda beresiko terkena penyakit ini. Dengan mengetahui hal ini, kita bisa lebih berhati-hati lagi dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Orang yang sangat beresiko sangat rentan terserang penyakit ini, namun tidak menutup kemungkinan bagi orang-orang yang sehat. 

Hindari kebiasaan-kebiasan buruk seperti merokok, makanan berkolestrol dan minuman alcohol. Makanan-makanan tersebut akan memacu organ jantung untuk bekerja di luar batas normalnya sehingga akan sangat rentan rusak. Selain itu, makanan berkolestrol yang tinggi dapat menumpuk di pembuluh darah sehingga menyumbat pembuluh darah coroner, yaitu pembuluh darah yang memberikan makanan kepada jantung. 

Menjaga tekanan darah agar selalu normal. Hal ini sangat penting untuk dilakukan terutama bagi orang-orang yang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah yang ada di kepala sehingga menggangu sistem saraf yang akan mengakibatkan stroke. Oleh karena itu, pantaulah selalu tekanan darah, hindari stress berlebih dan istirahat yang cukup.

Selain memantau tekanan darah, jagalah kadar kolestrol di dalam tubuh. Lemak adalah sumber utama yang menyebabakan serangan jantung. Ada 2 jenis lemak yang ada di dalam tubuh, yaitu: LDL dan HDL. LDL adalah lemak yang jahat di dalam tubuh, sedangkan HDL merupakan lemak yang baik. Untuk mengatur kadar lemak dan menghilangkan HDL di dalam tubuh sebaiknya pilihlah makanan yang tidak mengandung kolesterol. 

Yang terakhir adalah lakukan olahraga dengan teratur. Olahraga yang teratur bisa membuat tubuh kita sehat dan bugar sehingga akan memberikan kekebalan bagi tubuh dari penyakit-penyakit. Namun harus diimbangi juga dengan kebiasaan dan makanan yang baik.
Baca Selengkapnya

Materi Teknik Dasar Sepak Bola

Pemain bola yang hebat umumnya menguasai berbagai teknik dasar permainan sepak bola, dimana teknik dasar ini menjadi bekal awal untuk meningkatkan kemampuan para pemain kedepan nya.

Teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain sepakbola, yiatu:
  1. Menendang (kicking): mengumpan dan menembak ke arah gawang
  2. Menggiring (dribbling): mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, menghambat permainan
  3. Mengontrol/Menghentikan Bola (stoping): menghalau bola yang terlalu kuat ditendang
  4. Menyundul (heading): menerima umpan bola yang melayang dari atas
  5. Merampas (tacling): mengambil/merampas bola dari lawan
  6. Lemparan Kedalam (trow – in): Melempar kedalam ketika bola keluar lapangan
  7. Menjaga Gawang (Goal Keeping): Mempertahankan gawang agar tidak kemasukan
Dibawah ini kami akan  jelaskan tentang latihan teknik dasar menendang, menggiring, dan menghentikan bola, yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kemampuan teknik bermain sepak bola.

1. Latihan Menendang Bola

materi teknik dasar sepak bola

A. Menendang bola dengan kaki bagian dalam
Pelaksanaan teknik:
  1. Awalan kaki lurus dengan bola.
  2. Kaki depan berada disamping bola sebagai kaki tumpu.
  3. Lutut sedikit di tekuk.
  4. Kaki sepak diputar keluar pada pangkal pahanya sehingga kaki sepak membentuk sudut 90ยบ dengan kaki tumpu.
  5. Bagian kaki yang kontak dengan bola adalah pergelangan kaki (engkel) bagian dalam.
  6. Bola disepak tepat pada titik nya.

B. Menendang bola dengan kaki bagian luar
Pelaksanaan teknik dasar sepak bola ini:
  1. Awalan kaki lurus dengan bola.
  2. Kaki depan berada disamping bola sebagai kaki tumpu.
  3. Jari-jari kaki menghadap ke depan dengan lutut sedikit ditekuk.
  4. Pergelangan kaki sepak ditekuk ke bawah dan diputar ke dalam.
  5. Ayunkan kakibelakang ke depan mengenai bola dengan arah menyilang kaki tumpu.
  6. Perkenaan pada kaki bagian luar.
  7. Sumber pergerakkan pada pangkal paha.

C. Menendang bola dengan punggung kaki (kura-kura kaki)
Pelaksanaan teknik:
  1. Awalan kaki lurus dengan bola.
  2. Kaki depan berada disamping bola sebagai kaki tumpu.
  3. Lutut sedikit di tekuk.
  4. Pergelangan kaki sepak ditekuk ke bawah sehingga punggung kaki menghadap ke bola.
  5. Selanjutnya lutut ditekuk dalam-dalam sehingga berada di atas bola..
  6. Sumber gerakan pada pangkal paha.


2. Latihan Menggiring Bola

materi teknik dasar sepak bola

A. Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
Pelaksanaan teknik dasar sepak bola ini:
  1. Sikap berdiri menghadap arah gerakan, pandangan ke depan.
  2. Kedua tangan agak terlentang dan rileks.
  3. Pergelangan kaki diputar keluar dan dikunci.
  4. Dorong bola dengan kaki bagian dalam ke arah depan dengan posisi kaki agak terangkat dari tanah.
  5. Tumpuan berat badannya pada kai yang satunya (yang tidak digunakan untuk menggiring bola).

B. Menggiring bola dengan kaki bagian luar
Pelaksanaan teknik:
  1. Sikap berdiri menghadap arah gerakan, pandangan ke depan.
  2. Kedua tangan agak terlentang dan rileks.
  3. Pergelangan kaki diputar keluar dan dkunci.
  4. Dorong bola dengan kaki bagian luar ke arah depan dengan posisi kaki agak terangkat dari tanah.
  5. Tumpuan berat badannya pada kai yang satunya (yang tidak digunakan untuk menggiring bola).

C. Menggiring bola dengan punggung kaki
Pelaksanaan teknik:
  1. Sikap berdiri menghadap arah gerakan, pandangan ke depan.
  2. Kedua tangan agak terlentang dan rileks.
  3. Bola didorong ke depan dengan punggung kaki.
  4. Ujung kaki yang menyentuh bola menghadap ke tanah.
  5. Tumpuan berat badannya pada kaki yang satunya (yang tidak digunakan untuk menggiring bola).


3. LATIHAN MENAHAN BOLA
materi teknik dasar sepak bola

A. Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
  1. Pelaksanaan teknik:
  2. Kaki tumpu mengarah ke arah datangnya bola dan ditekuk pada lututnya.
  3. Kaki yang digunakan untuk menahan bola diputar keluar sehingga kaki bagian dalam menghadap ke arah datangnya bola.
  4. Kaki yang digunakan untuk menahan bola digerakkan ke depan  dan pada saat akan menyentuh bola , kaki ditarik kembali ke belakang.
  5. Bola dihentikan di samping kaki tumpu bagian dalam.

B. Menahan bola dengan kaki bagian luar
Pelaksanaan teknik:
  1. Kaki tumpu menghadap ke arah datangnya bola dan diletakkan ke belakang, lutut ditekuk.
  2. Pergelangan kaki yang digunakan untuk menghentikan bola, diputar ke dalam sehingga kaki bagian luar menghadap ke arah datangnya bola.
  3. Ketika bola datang, bola ditarik ke belakang.
  4. Bola dihentikan di samping kaki tumpu bagian luar.
Kesimpulannya bahwa teknik dasar sepak bola harus dikuasai oleh seorang pemain bola sehingga sepak bola dapat dimainkan dengan benar dan jika latihan terus-menerus maka kemampuan teknik sepak bola akan terus meningkat.

Itulah dia informasi tentang materi kali ini, teknik dasar sepak bola.
Baca Selengkapnya

KEBUGARAN JASMANI: Pengertian, Konsep, Unsur dan Manfaat

KEBUGARAN JASMANI: Pengertian, Konsep, Unsur dan Manfaat
Sebagai manusia tentunya kita sangat perlu memperhatikan kesehatan tubuh, terutama jika kita melakukan banyak aktivitas setiap harinya. Karena jasmani yang bugar akan menjadikan hidup lebih semangat.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai materi kebugaran jasmani meliputi pengertian, konsep, unsur dan manfaatnya. Yuk simak selengkapnya.

Pengertian Kebugaran Jasmani


Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain.
Klasifikasi kebugaran jasmani menurut organisasi kesehatan di seluruh dunia diartikan sebagai:
  • Sehat, adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit.
  • Bugar, adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai. cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yag berlebih
Hakikat kebugaran jasmani adalah hal yang berhak diperlukan oleh tubuh untuk mendapatkan kebugaran jasmani. Misalnya ketika kita mengantuk maka mata berhak untuk istirahat sejenak.

Konsep Kebugaran Jasmani


Kebugaran Jasmani tidak hanya menggambarkan kesehatan. tetapi lebih merupakan cara mengukur individu melakukan kegiatannya sehari-hari.

Tiga hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu:
  1. Fisik, berhubungan dengan otot, tulang, dan bagian lemak.
  2. Fungsi Organ, berhubungan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan paru-paru (pernafasan)
  3. Respon Otot, berhubungan dengan kecepatan, kelenturan, kelemahan, dan kekuatan.
Kebugaran jasmani yang dibutuhkan oleh setiap orang berbeda-beda, tergantung sifat tantangan fisik yang dihadapi.

Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani


Terdapat 10 unsur komponen penyusun kebugaran jasmani:
  1. Kekuatan (Streght)
  2. Daya tahan (Endurance)
  3. Daya Otot (Muscular Power)
  4. Kecepatan (Speed)
  5. Daya lentur (Flexibility)
  6. Kelincahan (Agility),
  7. Koordinasi (Coordination)
  8. Keseimbangan (Balance)
  9. Ketepatan (Accuracy)
  10. Reaksi (Reaction)
Nah berikut ini pengertian dari setiap unsur kebugaran jasmani dan bentuk latihannya:

1. Kekuatan (Strength)
Kekuatan adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu  bekerja. Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit.
Bentuk latihan kekuatan:
  • squat jump, melatih kekuatan otot tungkai dan perut.
  • push up, melatih kekuatan otot lengan.
  • sit up, melatih kekuatan otot perut.
  • angkat beban, melatih kekuatan otot lengan
  • baak up, melatih kekuatan otot perut

2. Daya Tahan (Endurance)
Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam memakai organ tubuhnya seperti jantung dan paru-paru secara efektif dan efisien dalam melakukan aktivitasnya.
Contoh latihan yang manfaatnya bisa meningkatkan daya tahan:
  • lari 2,4 km
  • lari 12 menit
  • lari multistage
  • lari naik turun bukit

3. Daya Otot (Muscular Power)
Daya otot disebut juga daya ledak otot (explosive power) adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Macam-macam latihan yang digunakan:
  • Vertical jump, untuk melatih daya ledak otot tungkai.
  • Front jump, untuk melatih kemampuan otot betis dan tungkai.
  • Side jump, melatih daya ledak otot tungkai dan paha.

4. Kecepatan (Speed)
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Bentuk latihan yang dilakukan untuk meningkatkan kecepatan adalah berlari 50-200 meter.

5. Daya Lentur (Flexibility)
Daya lentur melihat pada efektivitas tubuh manusia dalam menyesuaikan diri dengan gerakan atau aktivitas yang mengandalkan kelenturan tubuh.
Contoh latihan yang dapat melatih daya lentur adalah senam, yoga, dan renang.

6. Kelincahan (Agility)
Kelincahan merupakan kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan.
Olahraga yang membutuhkan kelincahan diantaranya yaitu sepak bola dan bulu tangkis. Bentuk latihan kebugaran jasmani nya dengan  lari zig-zag dan naik-turun anak tangga.

7. Koordinasi (Coordination)
Koordinasi merupakan kemampuan seseorang dalam menyatukan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan yang efektif.
Bentuk latihan nya yaitu dengan cara memantulkan bola pada tembok dengan tangan kanan dan menangkapnya kembali menggunakan tangan kiri. Membutuhkan kemampuan gerak insting yang kuat dan juga konsentrasi yang tinggi.

8. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan merupakan kemampuan untuk mengendalikan organ dan syaraf otot sehingga bisa mengendalikan gerakan tubuh dengan baik.
Senam dan loncat indah merupakan olahraga yang mengandalkan keseimbangan. Keseimbangan bisa dilatih dengan beberapa macam latihan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan berdiri dengan tangan sebagai tumpuannya.

9. Ketepatan (Accuracy)
Ketepatan adalah kemampuan dalam mengendalikan gerakan sesuai dengan sasaran.
Seperti permainan olahraga bowling, memanah. Salah satu latihan untuk melatih ketepatan yaitu melempar bola pada keranjang atau sasaran tertentu.

10. Reaksi (Reaction)
Reaksi merupakan kemampuan seseorang dalam menanggapi rangsangan atau stimulus yang diberikan orang lain.
Bentuk latihan kebugaran jasmani untuk melatih ketepatan reaksi adalah lempar tangkap bola.

Manfaat Kebugaran Jasmani


Berikut ini 10 manfaat yg diperoleh dari kebugaran tubuh.
  1. Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
  2. Meningkatkan stamina dan kakuatan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih energik
  3. Memiliki kemampuan pemulihan organ-organ tubuh secara tepat setelah latihan
  4. Memiliki respon tubuh yang tepat
  5. Mengurangi risiko obesitas
  6. Mencegah penyakit jantung
  7. Menurunkan tekanan darah tinggi
  8. Mengatasi depresi
  9. Meningkatkan energi
  10. Terhindar dari osteoporosis (tulang keropos)
Fungsi dan tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan kelentukan persendian
  • Meningkatkan kekuatan otot dan kecepatan
  • Meningkatkan sistem sirkulasi darah, sistem saraf, dan fungsi jantung.
  • Mempertahankan dan menyelaraskan kondisi tubuh dalam kehidupan sehari-hari
Adapun Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang digunakan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani seseorang, yaitu:
  1. Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM)
  2. Tes Harvard Step Test
  3. Tes lari cepat 60 meter
  4. Tes gantung siku tekuk (pull up)
  5. Tes baring duduk (sit up)
Sehingga kesimpulan ringkas yang bisa kita peroleh dari penjelasan pengertian kebugaran jasmani diatas bahwa semakin baik gaya hidup seseorang maka semakin baik pula tingkat kebugaran jasmani. Dimana kebugaran jasmani  menunjang interaksi di lingkungan sekitar.
Baca Selengkapnya