Beriman Kepada Malaikat (Pengertian, Sifat, Hikmah, dan Contoh Perilaku Beriman Kepada Malaikat)

Beriman Kepada Malaikat, (Pengertian, Sifat, Hikmah, dan Contoh Perilaku Beriman Kepada Malaikat
Rukun Iman yang kedua adalah beriman kepada malaikat, jika kita beriman kepada Allah yang merupakan rukun iman pertama, sudah seharusnya kita juga mengimani adanya malaikat karena hal ini merupakan satu kesatuan.

Malaikat merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia, kecuali untuk siapa saja yang Dia kehendaki. Berikut ini kami paparkan informasi mengenai malaikat Allah.


A. Pengertian Beriman Kepada Malaikat

Malaikat berbeda dengan manusia, manusia diciptakan Allah dari Tanah sedangkan Malaikat diciptakan Allah dari cahaya (nur).

Iman kepada malaikat adalah yakin bahwa malaikat itu ada, walaupun kita sebagai manusia tidak bisa melihat mereka. Kecuali untuk siapa yang Allah kehendaki untuk melihat malaikat, seperti Nabi Muhammad SAW, Nabi Ibrahim AS.

Malaikat merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah, selalu menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya. Tidak pernah melakukan dosa, dan tidak ada satu orang pun yang mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah yang mengetahui jumlahnya. Tetapi kita wajib mengetahui 10 malaikat dan tugasnya.



B. Dalil Naqli Iman Kepada Malaikat

Q.S An-Nisa’ ayat 136:


Beriman Kepada Malaikat (Pengertian, Sifat, Hikmah, dan Contoh Perilaku Beriman Kepada Malaikat)


Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.

Dalil di dalam Hadits:
“Malaikat itu diciptakan dari cahaya sedangkan jin dari nyala api dan adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan pada kamu semua”. (dari tanah). (H.R. Muslim dan Aisyah).



C. Sifat-Sifat Malaikat

•  Malaikat selalu bertasbih siang dan malam (tidak ada hentinya).
•  Tidak pernah melakukan dosa (maksiat) dan selalu mengamalkan apa yang diperintah oleh Allah SWT.
•  Mempunyai sifat malu.
•  Mempunyai kekuatan dan kecepatan cahaya.
•  Tidak pernah lelah melakukan apa yang diperintahkan-Nya.
•  Tidak makan dan minum.
•  Dapat berubah wujud.
•  Suci dari sifat-sifat manusia dan jin, seperti hawa nafsu, makan, tidur, lapar, dan lainnya.
•  Selalu taat dan takut kepada Allah SWT.




D. Hikmah Beriman Kepada Malaikat

•  Kita akan mendapatkan hikmah setelah beriman kepada Malaikat yang insyaAllah sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Hikmah tersebut diantaranya:
•  Meningkatkan iman dan takwa seseorang kepada Allah SWT karena ingat bahwa Malaikat. merupakan salah satu ciptaan Allah dan siapapun yang beriman kepada Allah maka harus beriman kepada malaikat.
•  Membuat manusia senantiasa berhati-hati ketika melakukan segala perbuatan.
•  Mendorong manusia untuk terus meningkatkan amal baik, karena sekecil apapun kebaikan pasti akan dicatat.
•  Menghindarkan manusia dari perbuatan buruk dan tercela.
•  Keyakinan akan kebesaran Allah SWT bertambah
•  Manusia akan berlomba-lomba dalam kebaikan.



E. Contoh Perilaku Beriman Kepada Malaikat

Jika seseorang telah beriman kepada rukun islam kedua ini, akan terdapat contoh perilaku yang mencerminkan dirinya beriman kepada malaikat Allah. Diantaranya:
1.  Mempunyai rasa kepedulian sosial yang tinggi dalam masyarakat.
2.  Selalu berusaha memperbaiki diri sendiri seiring waktu berjalan.
3.  Berpikir positif atas segala yang terjadi di sekitarnya.
4.  Perilakunya bisa dijadikan contoh bagi lingkungan sekitar.
Baca Selengkapnya

Contoh Teks Berita Singkat Terbaru 2016 (Tentang Kecelakaan dan Pendidikan)

Contoh Teks Berita Singkat Terbaru 2016 Tentang Kecelakaan dan Pendidikan

Teks berita adalah teks yang berisi tentang segala hal yang terjadi di dunia dan juga ditulis di berbagai media masa, seperti media cetak, tv, ataupun didalam media sosial. Sebuah berita haruslah fakta yang terjadi di dunia, tetapi tidak semua fakta harus menjadi berita. Hanya fakta penting yang biasanya diangkat menjadi sebuah berita.


Contoh Teks Berita Singkat


1. Contoh Teks Berita tentang Kecelakaan


Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Bundaran HI

Jakarta ~ Tabrakan beruntun terjadi di Bundaran Hotel Indonesia mengarah ke jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa malam. Empat mobil menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut.

Kejadian ini disampaikan oleh Amalia, warga yang melintas di jalur tersebut pada pukul 19.23 WIB. Menurut pengamatan Amalia, keempat mobil mengalami kerusakan parah. ia mengatakan ban salah satu mobil bahkan terlepas.

"Terjadi tabrakan beruntun diBundarah HI arah Sudirman. 4 mobil rusak parah, 1 mobil sampai lepas ban," tulis Amelia dalam akun Twitter-nya @amelia_baay, Selasa (6/9/2016).

Sudah ada penanganan darurat dari pihak kepolisian. Namun untuk kepastian mengenai korban jiwa, identitas mobil, maupun kerugian materi belum diketahui.

"Terlihat sudah ada penanganan dari polisi," Amelia menambahkan.

Pagi tadi, kecelakaan beruntun juga terjadi pada dua truk dan sebuah mobil di kawasan Masjid At-Tin menuju Tamini Square, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Kejadian bermula saat truk bermuatan semen melintas di Jalan Taman Mini I. Namun, ternyata truk tersebut mengambil jalur lawan arah dari utara menuju selatan.

Sampai di kawasan Masjid At-Tin, truk yang dikemudikan oleh Housan mendadak menabrak mobil boks Daihatsu. Akibat tabrakan tersebut, sebuah mobil Toyota Fortuner ikut tertabrak. Untungnya, hanya supir mobil boks yang mengalami luka ringan. (Winda Prisilia)


2. Contoh Teks Berita tentang Pendidikan


Pemerintah Bertekad Lahirkan Lulusan SMK Berdaya Saing Global

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani‎ menyatakan, pemerintah akan merumuskan kembali kurikulum dan rasio perbandingan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan politeknik dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tujuannya, agar lulusan SMA dan politeknik sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, pemerintah memang tengah bertekad untuk menciptakan pekerja yang profesional dan memiliki kompetensi mumpuni dalam menghadapi persaingan global saat ini.

"Selain masalah pendidikan umum, politeknik dan akademi serta sekolah kejuruan akan kita tingkatkan kompetensinya. Ini supaya kita bisa menciptakan anak-anak Indonesia yang bisa bekerja secara profesional dan berdaya saing, diakui standarnya oleh negara-negara lain," kata Puan ‎usai memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasional di Kantor Kementerian PMK, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Ia menjelaskan, pembicaraan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan SMK dan politeknik sebenarnya sudah berlangsung beberapa kali dengan melibatkan tiga kementerian koordinator di lingkup Kabinet Kerja, yakni Menko Perekoniomian, Menko Maritim dan Menko PMK.

"Sekarang kami targetkan semua halnya bisa berjalan secara efektif dalam 4-5 bulan ke depan," jelas Puan.

Puan menuturkan, ada dua hal yang dilakukan dalam revitalisasi pendidikan vokasional, yakni pendidikan dan pelatihan. Untuk pendidikan bisa dilakukan di sekolah-sekolah SMK dan politeknik, sementara pelatihan berupa kursus atau training yang sesuai dengan kebutuhan riil dunia usaha.

"Selain sekolah, sebenarnya lembaga pelatihan sudah dimiliki oleh pemerintah selama ini," ujar dia.

Namun, ke depan yang dibutuhkan adalah percepatannya dan bagaimana dunia usaha bisa menyatu di dalamnya. Hal ini hanya bisa terjadi kalau kurikulum diubah atau disesuaikan dan standar kompetensi serta disiapkan secara matang dan terencana.

Rapat tersebut dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri.
Baca Juga : Contoh Teks Berita Tentang Banjir dan kebakaran
Baca Selengkapnya

PATRIOTISME: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh

patriotisme-pengertian-ciri-contoh

Patriotisme merupakan salah satu sikap bela negara dan nasionalis. Rasa patriotisme berhubungan dengan sikap cinta negara.

Patriotisme adalah sikap yang berani, pantang menyerah dan rela berkorban demi bangsa dan negara.

Patriotisme berasal dari kata "patriot" dan "isme" yang berarti sifat kepahlawanan atau jiwa pahlawan, atau "heroism" dan "patriotism" dalam bahasa Inggris. Pengorbanan tersebut bisa berupa harta benda maupun jiwa raga.

Ciri-Ciri Patriotisme

Patriotisme mempunyai beberapa ciri, antara lain:
  • Simpati terhadap bangsa. Patriotisme membuat seseorang mampu mencintai bangsa dan negaranya tanpa menjadikan negara tersebut sebagai tujuan yang menguntungkan diri sendiri. Patriotisme menciptakan solidaritas untuk mencapai kesejahteraan bangsa.
  • Patriotisme ini mampu melihat kekuatan dan kelemahan bangsa.
  • Dengan modal nilai-nilai dan budaya bangsa, berjuang pada saat ini untuk mencapai cita- cita bangsa.
  • Rasa mempunyai identitas diri. Patriotisme adalah sikap mau melihat, menerima, serta mengembangkan watak dan kepribadian bangsa.
  • Bersifat terbuka. Patriotisme berarti melihat bangsanya dalam konteks hidup dunia, bersedia terlibat di dalamnya dan bersedia belajar dari bangsa- bangsa lain demi kemajuan bangsa.
Berikut ini ciri-ciri seorang patriot:
  • Cinta tanah air
  • Tidak kenal menyerah
  • Berjiwa Pembaru
  • Menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Contoh Patriotisme

Contoh sikap dan kegiatan yang mencerminkan jiwa patriotisme dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya:
  • - Mengikuti upacara hari besar kenegaraan.
  • - Mengikuti kegiatan bakti sosial.
  • - Mengikuti kegiatan seperti pramuka, PMR, dll.
  • - Mengikuti apresiasi seni budaya.
  • - Menghormati Guru/Orang tua/Orang sekitar.
  • - Rajin belajar, 
  • - Membawa pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
  • - Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri
  • - Tidak merusak lingkungan hidup
  • - Ikut serta memelihara fasilitas umum
  • - Ikut serta dalam pembangunan bangsa
  • - Mentaati peraturan yang ada
  • - Melestarikan budaya bangsa


Baca Selengkapnya

KULIT: Bagian-Bagian, Fungsi, dan Gangguan Pada Kulit

Kulit juga termasuk salah satu organ eksresi atau organ yang mengeluarkan zat sisa. Zat sisa yang dikeluarkan oleh kulit yaitu berupa keringat.


Bagian-Bagian Kulit

Kulit terdiri atas lapisan epidermis di sebelah luar dan lapisan dermis di sebelah dalam.

Lapisan epidermis kulit terdiri atas:

a. Lapisan korneum terutama tersusun atas sel-sel yang mati dan mudah mengelupas.
b. Lapisan lusidum yang berwarna terang, hanya tampak pada kulit yang tebal, misalnya di telapak kaki.
c. Lapisan granulosum yang mengandung sel-sel bergranula yang menghambat pengeluaran air yang berlebihan.
d. Lapisan spinosum, merupakan lapisan paling tebal epidermi.
e. Lapisan germinativum (lapisan basale) yang tumbuh dan selalu membelah; dilapisan ini banyak ditemukan sel melanosit yang menghasilkan pigmen melanin yang menentukan warna kulit seseorang.

Pada lapisan epidermis terdapat ujung safar telanjang yang berfungsi sebagai penerima rangsang geli, gatal, dan nyeri, saluran kalenjar keringat, dan saluran kalenjar minyak.

Lapisan dermis atau lapisan yang berada disebelah dalam kulit terdiri atas:
a. Pangkal kalenjar keringat,
b. Pangkal kalenjar minyak
c. Akar rambut.
d. Pembuluh darah.
e. Ujung saraf penerima rangsang, yang terdiri atas:

1. Pacini, sebagai penerima tekanan.
2. Ruffini, sebagai penerima panas.
3. Krause, sebagai penerima dingin.
4. Meissner, sebagai penerima sentuhan.
Bagian-Bagian, Fungsi, dan Gangguan Pada Kulit



Fungsi Kulit

Kulit memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut.
a. Sebagai alat eksresi, yaitu mengeluarkan keringat dan minyak.
b. Sebagai pelindung tubu. Di kulit terdapat protein keratin (zat tanduk) yang dapat mencegah masuknya kuman dan air melalui kulit.
c. Mengatur suhu tubuh dan menjaga agar pengeluaran air tidak berlebihan.


Gangguan pada Kulit

Kadas, kudis, kurap, dan panu merupakan penyakit kulit yang umum dijumpai di daerah tropis. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh tungau dan jamur. Upaya menghindarinya adalah selalu menjaga kebersihan kulit, misalnya dengan mandi, mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun antiseptik. tidak mengenakan pakaian yang lembap, dan menghindari saling meminjam pakaian.

Jerawat juga merupakan gangguan yang umum terjadi pada kulit. Jerawat dapat disebabkan gangguan kronis pada kalenjar minyak. Jerawat biasanya dialami oleh remaja yang sedang mengalami masa pubertas baik itu pria ataupun wanita.
Baca Selengkapnya