Bagaimana Wanita Memilih dan Dipilih Suami

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Muhammad Evans Nur Salim & Siti Choiriyah
Menikah bukan perkara gampang, bukan pula perkara susah. Jadi, bagaimana seharusnya? Dalam risalahnya, Syaikh menulis banyak tentang hal ini. Dan ini ada beberapa nasehat di antaranya:
  1. Jangan kau memandang kepada harta, kedudukan, dan kecakapan paras, tetapi pilihlah yang taat pada agama. RosuluLLOH sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Kalau datang kepadamu seorang pria yang meminang yang kau senangi agama dan akhlaqnya, maka terimalah. Kalau tidak, bisa menjadi fitnah di atas bumi dan kerusakan yang besar.” (HR Tirmidzi dan selainnya)
  2. Kalau dicintai oleh suami yang taat beragama, maka dia menjadi pendorong dalam hal agama dan duniamu.
  3. Kalau Anda tidak dicintai, maka minimal dia tidak membencimu, mendholimi dirimu, dan menghinamu, karena dia akan beramal seperti apa yang disabdakan RosuluLLOH: ”Dilarang seorang mukmin mengina mukminah(istrinya), kalau dia tidak menyenangi sesuatu, maka akan menyukai yang lain” (HR. Muslim)
  4. Suami yang taat agama akan menjadi pemandu dalam mendidik anak dan memelihara dengan pendidikan agama Islam yang shahihah.
  5. Maka Islam akan menjadi pedoman asas hidup dan hukum mereka, dan akan berhasil mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.
  6. Suami yang taat agama akan menasehati kalau keliru dan menjelaskan tentang kebenaran, maka terimalah dia.
  7. Bagi suami yang muslim agar memilih istri yang shalihah yang berpegang kepada agama, yang bisa menjaga rumahnya dan keluarganya dari kerusakan. Dan menjaga hak suami menurut sabda Rosululloh: ”Dikawininya wanita karena empat hal: (1) hartanya, (2) keturunannya, (3) kecantikannya, (4) agamanya, maka pilihlah yang taat beragama, karena akan sejahtera hidupnya” (muttafaq ‘alaih)
Dan hidayah Nabawiyah bagi suami istri, bahwa yang penting adalah amalnya, bukan parasnya, sebagaimana sabda Rosululloh: ”Sesungguhnya ALLOH tidak melihat kepada rupa kalian, atau keturunan kalian, akan tetapi Ia melihat hati dan amal kalian” (HR Muslim)
***
Diambil dari: Penghargaan Islam terhadap Wanita, terj. Takrimul mar’atu fil Islam, Muhammad bin Jamil Zainu, Pustaka Mantiq, 1996 (Nur Salim)


Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Kurang Tidur = Cepat Pikun

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

SERING begadang atau stres karena pekerjaan membuat sebagian orang rela kehilangan kualitas tidurnya. Kualitas tidur menurun, otomatis juga mengurangi kualitas intelek/ intelegensaia, perilaku, dan kepribadian. Tanpa bermaksud menakut-nakuti Anda, hal ini bisa terjadi tak hanya pada orang tua, tapi bisa terjadi pada segala usia, dan tak mengenal gender.


Insomnia, yang merupakan salah satu jenis gangguan tidur, dituding bisa menyebabkan demensia. Namun, sebelum kita berbicara lebih jauh mengenai hubungan kedua penyakit ini, kita akan membahas dulu mengenai insomnia, kemudian demensia, lalu kita akan mengetahui kaitan antara keduanya. Insomnia merupakan salah satu dari sekian banyak jenis gangguan tidur (trouble sleeping). Insomnia adalah gejala kelainan tidur, bukan penyakit. Penyebabnya, dari suatu penyakit tertentu, baik fisik maupun psikis. Gejalanya penderitanya memang mengalami kesulitan untuk tidur, sering terjaga di malam hari, dan tubuhnya seringkali mengalami capek/ lelah. Namun, masyarakat sering salah kaprah, dengan beranggapan bahwa orang yang begadang atau tidur larut malam disebut insomnia. Penyebab, antara lain karena jetlag, jam kerja pada malam-pagi hari, mengkonsumsi minuman beralkohol, efek samping obat tertentu, stres, penyakit kerusakan otak (misalnya stroke), gangguan neurologis dan gangguan psikis seperti bipolar atau obsesif kompulsif.

Insomnia sendiri, dibedakan menjadi primer dan sekunder. Primer merupakan kurang tidur. Kurang tidur yang dimaksud adalah kurang secara kualitas, bukan kuantitas. Normalnya, dalam sehari manusia tidur sebanyak delapan jam, dan semakin tua usianya, jam tidur semakin pendek. Meskipun dalam sehari seseorang hanya tidur lima atau empat jam, namun tidurnya berkualitas, maka ia tidak bisa dikatakan insomnia. Juga tidak ada kaitannya dengan pola tidur. Jadi, ketika pola tidur seseorang berubah, misalnya baru tidur setelah subuh, dan bangun pada pagi/ siang hari, belum tentu insomnia, selama ia tidak mengalami gangguan dalam tidurnya. “Kalau ada orang yang setiap harinya ’disiplin’tidur pada jam 4 pagi, bukan insomnia namanya, kalau tidurnya selalu nyenyak,” ungkap dr. Jimmy EB Hartono, Sp.S, neurolog RSUP Kariadi Semarang. Tidur yang normal atau berkualitas, yakni yang Rapid Eye Movement-nya (REM) normal.

REM ini adalah pergerakan mata dari mulai tidur hingga tertidur pulas. Mulai dari berbaring memejamkan mata (masih dalam keadaan sadar/ belum tidur), yang lamanya sekitar 60 - 90 menit, lalu REM antara 10 - 15 menit, dan tidur pulas. Lalu, sekunder, yang muncul akibat penyakit-penyakit lain. Antara lain Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau sering terhentinya napas ketika tidur, sleep paralysis atau tindihan, narkolepsi (mengantuk berlebihan) atau katapleksi (kelemahan mendadak pada otot-otot motorik). Insomnia Nah, insomnia sekunder itulah yang bisa menyebabkan seseorang terserang demensia, berapapun usianya. Demensia atau pikun, adalah degeneratif progresif intelek/ intelegensia, perilaku dan kepribadian seseorang, yang disebabkan kelainan pada otak. Berbeda dengan alzeimer yang prosesnya lama (menahun), demensia relatif cepat. Kecepatan memburuknya kondisi penderita, tergantung pada penyebab yang mendasari.

Seperti stroke, alzeimer, parkinson, huntington, AIDS, dan lainnya. “Tidur yang tidak berkualitas, bila kronis bisa menimbulkan tanda penuaan dini, karena tidur adalah proses faali untuk perbaikan sel. Seperti HP yang perlu di-charge,” jelas dr. Jimmy. Tidur yang tak berkualitas mempengaruhi pembentukan plak amyloid dalam otak. Plak amyloid merupakan deposit yang dianggap sebagai tanda penuaan dini. Bila hal tersebut terjadi, bisa menyebabkan kepikunan atau demensia. Singkatnya, insomnia menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Karena kondisi tubuh memburuk, menyebabkan seseorang mengalami penuaan dini, yang salah satunya adalah penuaan daya ingat atau memori. Meskipun demensia diidentikkan dengan orang tua, belum tentu orang yang usianya sudah lanjut, mengalami pikun.

Bisa saja dia lupa akan hal-hal kecil seperti lupa menaruh barang, tetapi masih ingat semua sejarah teori filsafat, misalnya. Hal tersebut karena memori manusia terbagi menjadi tiga, jangka pendek, menengah dan panjang. Nah, orang yang mengalami demensia, kehilangan memori jangka pendeknya, namun masih bisa mengingat memori jangka panjang, seperti teori-teori filsafat tersebut. Seperti cerita dalam novel Umberto Eco, “The Mysterious Flame of Queen Loana”, sang tokoh utama mengalami demensia akut. Dia bahkan tak ingat namanya sendiri. Tapi, ia bisa mengingat setiap detail plot, serta setiap baris puisi dari buku-buku yang pernah dibacanya. Di dunia nyata, ada pada yang dialami Amir (45).

Diusianya yang bahkan belum mencapai separuh baya, ia sudah mengalami demensia. Ia masih bisa menggerakkan anggota tubuhnya, tapi kehilangan memori jangka pendeknya. Ia bahkan lupa nama istrinya. Dr. Jimmy mengungkapkan, bahwa orang yang sudah terlanjur demensia, tak bisa disembuhkan. Yang bisa diobati, jika masih predemensia. Jadi, sebelum Anda terlanjur mengalami demensia, ada baiknya mulai memperbaiki kualitas tidur dari sekarang. Jika tidur Anda bermasalah.(11) (/)

Oleh Irma Mutiara Manggia

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Kapal Express Bahari Tiba 14 Maret

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Tambahan kapal transportasi pelayaran Jepara-Karimunjawa akan tiba di Jepara pada 14 Maret mendatang. Hal itu disampaikan Stevenkimís, Regional Marketing PT Pelayaran Sakti Inti Makmur, selaku perusahaan pemilik kapal yang berinvestasi untuk pelayaran tersebut, kemarin.

Steven mengemukakan, kapal tersebut jenis perintis untuk menjajaki kebutuhan masyarakat Bumi Kartini. Dalam delapan bulan, jika animo masyarakat baik akan diganti dengan jenis kapal yang lebih baik.
"Ini adalah kapal untuk merintis. Kalau perkembangan bagus, akan diganti dengan yang lebih baik lagi," ujarnya.
Dia mengungkapkan, pelayaran perdana akan berlangsung pada 19 Maret. Sejauh ini, ujar Steven, animo sudah terlihat tinggi.


"Seperti pada 23 Maret, karena menjelang akhir pekan sudah sekitar 75% tiket dipesan. Kami berinvestasi dengan penghitungan matang dan semoga ke depan semakin baik," harapnya.
Dia mengungkapkan, pernah menyurvei warga Jepara yang belum pernah datang ke Karimunjawa atau jarang sekali ke Karimunjawa. Jumlahnya relatif banyak karena faktor transportasi kapal.
"Jadi mereka ini hanya punya libur pada  akhir pekan, tetapi tak selalu ada kapal. Kami melihat itu sebagai peluang. Warga Jepara saja tidak bisa leluasa, karena itu kami optimistis animo masyarakat akan baik," papar Steven.

Lebih Cepat

Dia mengungkapkan, keberadaan Kapal Express Bahari akan menambah alternatif pilihan transportasi yang sudah ada, yakni Kapal Motor Penumpang (KMP) Muria dan Kapal Motor Cepat (KMC) Muria.
Steven menandaskan, pihaknya berinvestasi tetapi tak ingin bersaing, hanya untuk melayani masyarakat. "Pada kenyataannya memang masih kurang, sehingga dengan adanya tambahan kapal ini masyarakat bisa leluasa mengunjungi Karimunjawa. Dalam jadwal pelayaran kami, ada dua hari pergi pulang, yakni pada Senin dan Sabtu," ucap Steven.

Jadwal tersebut mengacu pada kecepatan kapal yang mampu menempuh perjalanan Jepara-Karimunjawa selama 105 menit. Itu lebih cepat dengan waktu perjalanan KMC Kartini dan KMP Muria.
"Kami juga menetapkan tarif terjangkau untuk tiket VIP Rp 80.000, eksekutif Rp 65.000, dan juga menyediakan tiket khusus untuk warga ber-KTP Jepara Karimunjawa sebesar Rp 45.000 tetapi terbatas. Harga itu belum termasuk asuransi dan pas," paparnya. (H75-57)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

BOS Belum Cair, Madrasah Dilarang Hutang

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) hingga saat ini masih belum bisa mengucurkan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Kondisi ini berimbas tidak berjalannya beberapa program atau kegiatan sekolah. Kemenag mengeluarkan kebijakan seluruh madrasah sasaran dana BOS tidak boleh hutang untuk menjalankan program atau kegiatan yang terhenti itu.

Di antara program atau kegiatan yang boleh didanai BOS adalah, pembelian perangkat komputer, membantu siswa miskin, pengembangan profesi guru, perawatan sekolah, langganan dana dan jasa seperti internet, PLN, PDAM, dan lain-lain.

"Semua kegiatan, program, dan pengadaan barang harus ada uangnya dulu. Madrasah tidak boleh hutang," ujar Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Nur Syam di Jakarta, Selasa  (6/2).

Terkait dengan berlarutnya proses pencairan BOS di Kemenag, mantan rektor IAIN Sunan Ampel, Surabaya itu mengaku sangat iri dengan rekan sejawatnya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nur Syam menjelaskan, pihaknya iri karena Kemendikbud sudah menuntaskan pengucuran dana BOS triwulan pertama 2011 di bulan pertama. "Sementara kita sampai sekarang belum," kata dia.

Dia tidak menutup mata jika keterlambatan proses pengucuran dana BOS madrasah yang dikelola Kemenag ini mengganggu aktivitas pendidikan. Menurut Nur Syam, keterlambatan ini jelas mengganggu agenda atau program-program yang sudah dirancang pihak madrasah dari alokasi dana BOS. Namun, Nur Syam menjelaskan fenomena ini tidak mengganggu kucuran gaji guru beserta tunjangannya. Sebab, untuk pos ini sudah dianggarkan di luar dana BOS.

Meskipun melihat ada tanda-tanda kegiatan atau program di madrasah yang terhenti, Nur Syam meminta sekolah tidak hutang kanan-kiri. Dia meminta program dijalankan setelah dana BOS cair. Dia menegaskan, pemerintah sudah tegas melarang sekolah hutang untuk menggelar agenda, program, atau pengadaan barang tertentu.

Di tengah lamanya pengucuran dana  BOS madrasah, Nur Syam berharap pekan depan ada perkembangan signifikan. Dia menjelaskan, sudah berkomunikasi dengan Ditjen (direktorat jenderal) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang terkait dana BOS. Kemenkeu sudah siap mengucurkan dana BOS karena tanda bintang, lambang tidak boleh dicairkan, yang diberikan oleh DPR sudah dihapus.

Dia menjelaskan, jika Kemenkeu sudah meng-acc pengucuran dana BOS, infratruktur penunjang sudah siap. Diantaranya adalah rekening sekolah penerima. Nur Syam mengatakan, meski belum ada duitnya Kemenag sudah menginstruksikan untuk penyiapan penyaluran dana BOS. Sehingga jika sewaktu-waktu dana BOS siap dicairkan, tidak ada persoalan baru yang menghambat.

Menurut Nur Syam, titik awal persoalan pengucuran dana BOS madrasah adalah penyematan tanda bintang oleh anggota dewan di Komisi VIII DPR (bidang agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan). Sikap anggota dewan yang memberikan tanda bitang untuk pos anggaran dana BOS ini sempat menuai kritik. Sebab, dana ini langsung digunakan oleh madrasah atau satuan pendidikan.

Sempat berhembus dugaan, tanda bintang ini muncul akibat pertentangan politik antara komisi VIII DPR dengan Kemenag. Dana BOS 2012 di Kemenag tingkat MI mencapai Rp 1,8 triliun untuk sekitar 3,1 juta siswa. Masing-masing siswa MI mendapatkan alokasi Rp 580 ribu per tahun. Sedangkan jenjang MTs, dana BOS mencapai Rp 1,9 triliun untuk 2,7 juta siswa. Setiap siswa di jenjang MTs, mendapatkan dana Rp 710 ribu per tahun.

Selain itu, Kemenag juga mengalokasikan dana BOS untuk pesantren terbuka setaraf MI. Total dana BOS untuk pesantren ini mencapai Rp 92,3 miliar untuk 169.562 santri. Serta dana BOS untuk pesantren terbuka setaraf MTs sebesar Rp 215,3 miliar untuk 303.330 santri. Alokasi dana BOS yang diterima masing-masing santri disamakan dengan dana BOS untuk MI dan MTs. (wan)
 
Sumber : jpnn.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Pemerintah Seriusi Program Pendidikan 12 Tahun

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JAKARTA--Pemerintah menegaskan bahwa di tahun 2012 ini akan semakin serius dalam menangani program pendidikan 12 tahun, yakni dengan meluncurkan program pendidikan menengah universal 12 tahun.

Program ini diluncurkan berdasarkan hasil dari rapat koordinasi yang diikuti oleh Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengakui, agenda utama rapat koordinadinasi tersebut  adalah pendidikan menengah universal 12 tahun yang semula dikenal dengan program wajib belajar 12 tahun. Menurutnya, saat ini tidak menggunakan istilah wajib belajar disebabkan karena dirasakan tidak tepat.

"Kalau pemerintah tetap memakai istilah wajib belajar 12 tahun, tidak ada dasarnya. Siapa yang mewajibkan? Kalau wajar 9 tahun kan memang amanah UU. Sehingga, istilah ini yang menurut kami tepat," ungkap Nuh ketika ditemui usai rakor di Gedung Kemdikbud, Jakarta, (6/3).

Pentingnya menggagas pendidikan universal ini , lanjut Nuh, sebagai bentuk tekad pemerintah untuk dapat memanfaatkan demografi Indonesia yang berlangsung pada tahun 2010 hingga 2035. Disebutkan, pada tahun 2020 nanti ada sekitar 97 persen masyarakat Indonesia berada di usia produktif dan juga peningakatan Angka Partisipasi Kasar (APK) siswa usia 16 - 18 tahun.

"Sehingga, pemerintah harus dapat memastikan kesiapannya di tahun 2013 mendatang. Yakni, mulai saat ini pemerintah akan membangun 12 ribu ruang kelas baru untuk dapat menampung lonjakan APK siswa di jenjang pendidikan menengah tersebut," ujarnya.

Disebutkan, anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk membangun 12 ribu ruang kelas baru tersebut adalah sebesar Rp 2,4 triliun. Sedangkan daya tampung dari 12 ribu ruang kelas baru tersebut sekitar 460 ribu siswa.

"Mengenai komposisi antara SMK dengan SMA belum jelas, karena nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Namun nampaknya nanti akan ada pergeseran rasio SMK dan SMA. Saat ini rasionya 49 : 51 , sedangkan ke depan akan berubah menjadi 52 : 48," sebutnya.

Lebih jauh Nuh menambahkan, dalam hal ini pemerintah juga sudah menganalisa kebutuhan guru di saat lonjakan APK siswa pendidikan menengah tersebut. Dikatakan, persiapan penambahan guru sudah mulai dilakukan sekarang, terutama untuk guru SMK.

"Karena perekrutan guru SMK itu tidak sembarangan. Ukuran kompetensi guru SMK itu memiliki design khusus. Kenapa? Karena SMK itu selain memiliki kemmapuan teori, juga harus memiliki ketrampilan," tukasnya. (Cha/jpnn)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

BOS Madrasah Cair Minggu Depan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JAKARTA--Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag), Nur Syam memastikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah akan cair minggu depan. Pasalnya, saat ini persoalan yang menyangkut anggaran yang sempat belum disetujui oleh DPR sudah dapat diselesaikan.

"Kalau kita melihat perkembangannya hari ini, nampaknya minggu depan sudah bisa cair. Sebab hari ini malah anggaran-anggaran yang dibintangi, sudah selesai," ungkap Nur Syam usai rapat koordinasi di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Selasa (6/3).


Nur Syam mengatakan, kesiapan Kemenag untuk proses pencairan dana BOS ini juga sudah siap 100 persen dan dijamin tidak ada masalah. Menurutnya, data sekolah dan murid penerima BOS Madrasah ini sudah siap di seluruh kabupaten/kota.

"Artinya, dari sisi administratid dan penyiapan sasaran sudah tidak ada problem. Kalaupun hari ini bisa cair, juga sudah bisa ditransfer langsung ke rekening sekolah. Karena jalurnya sudah siap semua," tuturnya.

Sementara disinggung mengenai biaya operasional yang harus ditanggung sekolah saat ini sebelum menerima BOS, Nur Syam mengatakan hal itu sudah dapat diatasi. Karena, keterlambatan pengiriman dana BOS ini tidak mengganggu gaji dan tunjangan guru.

"Selama ini ada beberapa solusi untuk menangani masalah ini. Namun yang penting, untuk gaji dan tunjangan tidak ada masalah. Yang terkendala hanya program di sekolah saja," terang Nur Syam. (Cha/jpnn)

Sumber : jpnn.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Perlindungan Guru Perlu Perbaikan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

SEMARANG-Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1993-1998) Prof Dr Ing Wardiman Djojonegoro menilai guru Indonesia pada umumnya masih belum diberi penghargaan yang layak, baik oleh yang berwajib maupun masyarakat.

 Bahkan harkat dan martabat guru dimata masyarakat dan para pengambil keputusan masih rendah.
''Pembinaan profesi oleh pemerintah dan oleh himpunan profesi juga masih belum maksimal. Lebih dari itu kesejahteraan guru masih minim serta perlu ada perbaikan peningkatan dan perlindungan guru dalam semua bidang agar harkat dan martabat guru bisa lebih meningkat,'' tuturnya dalam acara pelantikan Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) PGRI Jateng dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum PGRI di Kampus 2 IKIP PGRI Jl Sriwijaya, Minggu kemarin.


Profesor Wardiman Djojonegoro, selaku ketua DKGI PGRI Pusat menyatakan, UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengubah paradigma atau kehidupan sistem pendidikan di Indonesia. Pihak yang paling terkena dari UU tersebut adalah Guru. ''Karena itu kita bertekad akan meningkatkan perbaikan nasib guru kita yang sudah lama disia-siakan. Kita ingin mengembalikan guru dihormati seperti pada zaman Belanda,'' tuturnya.

Selesai Tahun Ini

Menurut Profesor Wardiman, program kerja yang akan dibuat antara lain pembentukan DKGI di setiap cabang dan provinsi dengan tugas untuk menegakkan pelaksanaan profesi guru. DKGI akan bertindak secara proaktif bersama-sama pengurus daerah dan cabang dan LKBH untuk segera memberikan perlindungan dan pembinaan kepada para guru. " Pembentukan di 33 provinsi dan daerah diharapkan bisa selesai tahun ini,'' imbuhnya.

Ketua PGRI Jateng Dr H Soebagyo Brotosedjati MPd sebelumnya menjelaskan, karena organisasi ini telah memiliki Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH), maka guru yang salah atau benar tetap diberikan pembelaan.
Sebagai Ketua LKBH PGRI Jateng adalah H Taruna SH, adapun sebagai Ketua DKGI PGRI Jateng adalah Dr H Sudharto MA.(E1-91) (/)

Sumber : Suaramerdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Bupati Jepara Dilantik Akhir Bulan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Selesainya proses sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada Jepara 2012 dengan ditolaknya gugatan pasangan Calon Bupati Nur Yahman dan Wakil Bupati Aris Isnandar, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan pelaksanaan pelantikan. Rencananya, bupati dan wakil bupati Jepara terpilih Ahmad Marzuqi dan Subroto bakal dilantik pada akhir bulan ini.


Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Sholih yang ditemui, kemarin menjelaskan, waktu pelaksanaan pelantikan antara 21 Maret hingga 29 Maret. Itu karena proses administrasi yang masih cukup panjang. Sebab, setelah selesai sidang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara baru mengirim laporan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara.

''Setelah dirapatkan di DPRD dan hasilnya dilaporkan Gubernur Jateng baru kemudian Kementerian Dalam Negeri. Setelah rangkaian proses itu baru akan keluar surat keputusan dan pelantikan baru bisa dilakukan,'' jelas Sholih.

Dia menambahkan, akan berupaya melaksanakan pelantikan secepat mungkin. Karena itu, dalam tahapan-tahapan mulai dari DPRD Jepara hingga ke Kementerian Dalam Negeri akan terus dikawal. ''Kami berharap secepatnya tetap masih ada rangkaian proses sehingga baru di akhir  bulan dilakukan pelantikan,'' terang Sholih.(H75-42)


Sumber : suaramerdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Hendro Martojo Lepas Jabatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Masa tugas Hendro Martojo sebagai Bupati Jepara bersama Wakil Bupati Ahmad Marzuqi berakhir kemarin. Itu ditandai dengan acara serah terima jabatan dari Hendro kepada Sekda Pemkab Jepara Sholih sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Penunjukan Plt Bupati Sholih itu untuk mengisi kekosongan karena proses sidang MK masih berjalan terkait dengan hasil Pilkada Jepara 2012.


Ratusan tamu undangan dari berbagai unsur hadir dalam acara untuk melepas Hendro Martojo yang akan ke Semarang. Mereka dari Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat, hingga tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Hendro mengucapkan terima kasih atas dukungan banyak pihak kepadanya dalam memimpin Jepara. Dia juga mohon maaf apabila masih ada lapisan masyarakat yang belum terlayani dengan baik. "Roda pemerintahan akan terus berputar. Saya berharap, pemimpin berikutnya juga terus mendapat dukungan untuk membangun Jepara," ungkapnya.

Pelaksana Tuhas Bupati Sholih mengemukakan, sebetulnya acara tersebut adalah serah terima jabatan dan pelantikan. Tapi, karena hasil dari Pilkada Jepara yang merujuk pada keterpilihan Bupati Ahmad Marzuqi dan Wakil Bupati Subroto masih ada gugatan, pelantikan pun tertunda.(H75-57)

Sumber : Suaramerdeka.com 

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya