Intensitas dan Penerapan Gelombang Bunyi

Intensitas dan Penerapan Gelombang Bunyi
intensitas bunyi
Intensitas didefinisikan sebagai energi yang dipindahkan tiap satuan waktu tiap satuan luas. Karena energi tiap satuan waktu kita ketahui sebagai pengertian daya, maka intensitas bisa dikatakan juga daya tiap satuan luas. Secara matematis intensitas dirumuskan sebagai berikut.
I = P/A
Keterangan:
  • I = intensitas bunyi (W/m2)
  • P = energi tiap waktu atau daya (W)
  • A = luas (m2)


Jika sumber bunyi memancarkan bunyi ke segala arah sama besar (isotropik), luas yang dimaksud sama dengan luas permukaan bola, persamaan intensitas dapat dinyatakan : 
I = P/4πR2.

Taraf intensitas bunyi adalah logaritma perbandingan intensitas bunyi terhadap intensitas ambang. Secara matematis taraf intensitas bunyi dituliskan sebagai berikut.

TI = 10 log I/Io 
Keterangan:
  • TI = taraf intensitas bunyi (dB)
  • I = intensitas bunyi (W/m2)
  • Io= intensitas ambang pendengaran manusia (10^-12 W/m2)


Untuk n buah sumber bunyi identik, misalnya ada n sirene yang dinyalakan bersama bersama, maka besarnya taraf intensitas bunyi dinyatakan:

TIn = TI1 + 10 log n
Jika didengar di dua titik yang jaraknya berbeda, besar intensitas bunyi bunyi di titik kedua bisa dinyatakan sebagai berikut.
TI = TI1 + 20 log (RA/RB)


Penerapan Gelombang Bunyi

Gelombang ultrasonik dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan, antara lain pada kacamata tunanetra yang dilengkapi dengan alat pengirim dengan alat pengirim dan penerima ultrasonik; mengukur kedalaman laut; dan alat kedokteran, misalnya pada pemeriksaan USG (ultrasonografi).

Manfaat cepat rambat bunyi dalam kehidupan sehari-hari yaitu cepat rambat gelombang bunyi dimanfaatkan oleh para nelayan untuk mengetahui siang dan malam; pada malam hari kita mendengar suara lebih jelas daripada siang hari karena kerapatan udara pada malam hari lebih rapat dibandingkan dengan siang hari.


Resonansi sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan resonansi pada alat musik seperti seruling, gendang, beduk, dan lain-lain.


Manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari, antara lain menentukan kedalaman laut yaitu pada dinding kapal bagian bawah dipasang sebuah sumber getaran (osilator), didekat osilator dipasang alat penerima getaran (hidrofon); melakukan survey geofisika, mendeteksi, menentukan lokasi, dan mengklasifikasi gangguan di bumi atau untuk menginformasikan struktur bumi, mendeteksi lapisan batuan yang mengandung endapan minyak; prinsip pemantulan ultrasonik dapat digunakan untuk mengatur ketebalan pelat logam dan mendeteksi retak-retak pada struktur logam.
Baca Selengkapnya

Keterbatasan Energi dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Keterbatasan Energi dan Dampaknya Bagi Kehidupan
Sumber Energi dan Penggunaannya
Berdasarkan definisi dalam UU RI No. 30 Tahun 2007 Bab I Pasal 1, sumber energi adalah yang dapat menghasilkan energi, baik secara langsung maupun melalui proses konversi. Adapun sumber daya energi adalah sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai sumber energi maupun sebagai energi.


Jenis Sumber Energi Berdasarkan Kelestariannya

Berdasarkan ketersediaannya, sumber energi diklasifikasikan menjadi duam macam yaitu energi terbarukan (reneweble energy) dan energi tak terbarukan (nonreneweble energy). Dibawah ini akan kita jelaskan pengertian dan perbedaan dari sumber energi terbarukan dan sumber energi tak terbarukan.

1. Sumber Energi Terbarukan, adalah sumber energi yang bisa diperbarui sehingga dalam penggunaannya dapat dengan cepat dan mudah didapatkan. Pemanfaatan sumber energi terbarukan dapat dalam jangka waktu yang lama dan berkelanjutan. Sumber energi ini memiliki kelebihan tidak mencemari lingkungan. Contoh: energi matahari/surya, energi panas bumi, energi angin, dan energi air.

2. Sumber Energi tak Terbarukan, adalah sumber energi dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaru artinya ketersediaannya di alam ini terbatas karena proses pembentukannya yang memerlukan waktu yang sangat lama. Dalam memanfaatkan energi tak terbarukan harus sangat diperhatikan jumlahnya di alam serta dampaknya bagi lingkungan. Contoh: minyak bumi, gas alam, dan batu bara.


Penggunaan Sumber Energi

Penggunaan sumber energi secara umum baik itu energi terbarukan ataupun nonterbarukan adalah sebagai berikut.

1. Penggunaan Energi untuk Keperluan Industri
Berbagai industru baik industri kecil maupun besar memerlukan sumber energi dalam proses produksinya. Sumber industri yang biasa digunakan adalah minyak bumi, batu bara, atau gas alam. Untuk industri kecil tak jarang juga memanfaatkan sumber energi dari kayu untuk bahan bakar.

2. Penggunaan Energi untuk Keperluan Rumah Tangga
Skala rumah tangga juga memerlukan bahan bakar dalam kegiatan sehari-hari. Untuk sekarang ini pemanfaatan energi dalam rumah tangga antara lain energi listrik dan gas untuk memasak.

3. Penggunaan Energi untuk Keperluan Transportasi
Sektor transportasi juga salah satu sektor yang memanfaatkan banyak energi tak terbarukan.Hal ini karena bahan bakar untuk kendaraan di Indonesia masih didominasi oleh bahan bakar minyak (BBM). Penggunaan untuk sektor transportasi juga menimbulkan beberapa masalah yaitu menimbulkan pencemaran udara.

4. Penggunaan Energi untuk Keperluan Komersial
Penggunaan energi untuk komersial seperti sektor perhotelan, rumah sakit, ataupun rumah makan antara lain listrik, elpiji, BBM, dan gas bumi.


Energi Fosil

Bahan bakar fosil terbentuk jutaan tahun yang lalu ketika tanaman, hewan dan mahluk lainnya meninggal dan dikubur di bawah bumi. Jasadnya secara bertahap berubah selama bertahun-tahun karena panas dan tekanan dalam kerak bumi dan terbentuk batu bara, minyak, dan gas. Selama inisebagian besar sumber energi utama manusia di bumi lebih terfokus pada penggunaan bahan bakar fosil yang telah banyak mengahasilkan gas-gas rumah kaca seperti CO2 dan telah memberikan kontribusi besar bagi pemanasan global.

Saat ini hampir semua kebutuhan energi manusia yang digunakan diperoleh dari konversi sumber energi fosil, misalnya energi untuk pembangkit listrik, industri, dan berbagai macam alat-alat transportasi. Tiga jenis fosil yang banyak dimanfaatkan di Indonesia antara lain sebagai berikut.


Ketersediaan Sumber Energi

Pemanfaatan energi tak terbarukan yang hingga saat ini masih mendominasi penggunaan energi di Indonesia membuat masalah yang sangat serius dalam hal ketersediaan cadangan sumber energi tak terbarukan itu sendiri.  Cadangan minyak bumi, batu bara, atas gas alam suatu saat akan habis di alam ini jika dari sekarang kita tidak memperhatikan pemanfaatannya secara optimal.

Untuk mengatasi krisis energi ini, maka dibutuhkan solusi yaitu dengan menigkatkan pemanfaatan sumber nergi terbarukan di Indonesia. Sumber energi terbarukan di Indonesia saat ini sangat melimpah. Selain itu, pemanfaatan sumber energi terbarukan juga mengurangi dampak pencemaran lingkungan.


Solusi terhadap Keterbatasan Energi

Krisis energi dan berbagai pencemaran yang berdampak sangat negatif bagi lingkungan dan kehidupan manusia mengharuskan kita mencari solusi untuk mengatasau permasalahan tersebut. Secara umum solusi untuk mengatasi permasalahan akibat energi antara lain sebgai berikut.


Penghematan Energi

Dengan cara melakukan penghematan energi dapat mengatasi krisis energi. Penghematan energi dapat menyebablan berkurannya biaya, meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, dan kenyamanan. Selain itu, dengan mengurangi emisi penghematan emisi penghematan energi merupakan bagian penting dari mencegah atau mengurangi perubahan iklim.


Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan sebagai Sumber Energi Alternatif

Indonesia merpakan salah satu negara yang memiliki potensi energi terbarukan yang sangat melimpah. Namun, pada kenyataannya potensi sumber energi terbarukan masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini disebabkan karena saat ini Indonesia masih bergantung pada sumber energi fosil yang sudah jelas menyajikan masalah besar. Sumber energi fosil yang ketersediaannya di alam sangat terbatas juga dapat menyebabkan polusi udara, air dan tanah, serta menghasilkan gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. 

Peraturan Pemerintah No 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasioanal menunjukan bahwa kebijakan pemerintah juga masih kurang mendukung terhadap pemanfaatan energi alternatif atau terbarukan untuk tahun 2025 yang hanya sekitar 15%. Hal ini dapat dilihat dalam bab II Pasal 2 Peraturan Pemerintahan bahwa target konsumsi energi yang digunakan di Indonesia pada tahun 2025 antara lain sebagai berikut.
  1. Minyak bumi kurang dari 20%
  2. Gas bumi lebih dari 33%
  3. Batu bara lebih dari 5%
  4. Biofuel lebih dari 5%
  5. Panas bumi lebih dari5%
  6. Energi baru terbarukan lainnya, khususnya biomassa, nuklir, tenaga air skala kecil, tenaga surya dan angin lebih dari 5%.
  7. Bahan bakar lain yang berasal dari pencarian batu bara lebih dari 2%.


Sumber-sumber energi terbarukan di Indonesia yang layak dikembangkan

  1. Biomassa, yaitu bahan organik yang dihasilkan proses fotosintesis, baik berupa produk maupun buangan. Contohnya tanaman, rumput, pohon, limbah pertanian, ubi, limbah hutan, tinja, dan kotoran hewan.
  2. Biofuel atau bahan bakar hayati, yaitu sumber energi terbarukan yang berupa bahan bakar baik cair, padat, maupun gas yang dihasillkan dari bahan organik.
  3. Panas bumi atau geotermal, yaitu sumber energi terbarukan berupa energi termal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam bumi.
  4. Tenaga air, enegi air merupakan salah satu alternatif bahan bakar fosil yang paling umum. Sumber energi ini diperoleh dengan cara memanfaatkan energi potensial dan energi kinetik yang dimiliki air.
  5. Energi angin, angin adalah gerakan udara yang terjadi ketika naik udara hangat dan udara angin. Energi angin telah digunakan selama berabad-abad untuk kapal layar, kincir angin, dan menggiling gandung. Energi angin ditangkap oleh turbin angin, kemudian digunakan untuk menghasilkan listrik.
  6. Tenaga nuklir, proses reaksi nuklir yang terkendali dapat menjadi sumber energi alternatif yang berpotensi sangat besar, tetapi pendirian pembangkit listrik tenaga nuklir ini sering diprotes oleh masyarakat.
  7. Tenaga surya, matahari adalah sumber energi yang paling kuat. Energi surya dapat digunakan untuk pemanasan rumah, pencahayaan dan pendinginan , pembangkit listrik, pemanasan air, dan berbagai proses indistri lainnya.
  8. Gelombang laut,  Energi gelombang laut adalah energi yang dihasilkan oleh pergerakan gelombang laut menuju daratan sebaliknya.
  9. Pasang Suruh Air Laut, Energi pasang surut adalah energi terbarukan yang dihasilkan oleh pergerakan air laut akibat perbedaan pasang surut.
Baca Selengkapnya

Macam-macam Energi dan Contohnya

Macam-macam Energi dan Contohnya
Kembang api sebagai contoh energi kimia

Energi Kimia

Energi kimia adalah energi yang dilepaskan selama reaksi kimia. Contoh sumber energi kimia adalah bahan makanan yang kita makan. Bahan makanan yang kita makan mengandung unsur kimia. Dalam tubuh kita, unsur kimia yang terkandung dalam makanan mengalami reaksi kimia. Selama proses reaksi kimia, unsur-unsur yang bereaksi melepaskan sejumlah energi kimia. Energi kimia yang dilepaskan berguna bagi tubuh kita untuk membantu kerja organ-organ tubuh, menjaga suhu tubuh, dan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 

Contoh energi kimia lainnya adalah pada peristiwa menyalanya kembang api. Energi kimia yang terkandung dalam bahan bakar jenis ini sangat besar sehingga dapat digunakan untuk menggerakkan mobil, pesawat terbang, dan kereta api.


Energi Listrik

Macam-macam Energi dan Contohnya
Baterai sebagai contoh energi listrik
Lampu senter yang kita gunakan dapat menyala karena ada energi listrik yang mengalir pada lampu. Energi listrik terjadi karena adanya muatan listrik yang bergerak. Muatan listrik yang bergerak akan menimbulkan arus listrik. Energi listrik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya sebagai penerangan. Energi listrik juga dapat digunakan untuk menggerakkan mesin-mesin. Energi listrik yang biasa kita gunakan dalam rumah tangga berasal dari pembangkit listrik. Pembangkit listrik tersebut menggunakan berbagai sumber energi, seperti air terjun, reaktor nuklir, angin, atau matahari. Energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik sangat besar. Untuk menghasilkan sumber energi listrik yang lebih kecil, kita dapat menggunakan aki, baterai, dan generator.


Energi Bunyi

Macam-macam Energi dan Contohnya
Lonceng sebagai contoh energi bunyi
Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar. Ketika kita mendengar bunyi guntur yang sangat keras, terkadang kaca jendela rumah kita akan ikut bergetar. Hal ini disebabkan bunyi sebagai salah satu bentuk energi merambatkan energinya melalui udara. Sebenarnya ketika terjadi guntur, energi yang dimiliki guntur tidak hanya mengenai kaca rumah tetapi mengenai seluruh bagian rumah. Akan tetapi, energi yang dimiliki Guntur tidak cukup besar untuk menggetarkan bagian rumah yang lainnya.




Energi Kalor (Panas)

Macam-macam Energi dan Contohnya
Api unggun sebagai contoh energi panas
Masih ingatkah kamu apa yang dimaksud dengan kalor? Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang dapat mengakibatkan perubahan suhu maupun perubahan wujud zat. Energi kalor biasanya merupakan hasil sampingan dari perubahan bentuk energi lainnya. Energi kalor dapat diperoleh dari energi kimia, misalnya pembakaran bahan bakar. Energi kalor juga dapat dihasilkan dari energi kinetik benda-benda yang bergesekan. Sebagai contoh, ketika kamu menggosok-gosokkan telapak tanganmu maka kamu akan merasakan panas pada telapak tanganmu.


Energi Cahaya

Macam-macam Energi dan Contohnya
Lampu senter sebagai contoh energi cahaya
Matahari merupakan salah satu sumber energi cahaya. Energi cahaya dapat diperoleh dari benda-benda yang dapat memancarkan cahaya, misalnya api dan lampu. Energi cahaya biasanya disertai bentuk energi lain seperti energi kalor (panas). Bahkan dengan menggunakan sel surya, energi yang dipancarkan oleh matahari dapat diubah menjadi energi listrik.


Energi Pegas

Semua benda yang elastis atau lentur memiliki energi pegas. Contoh benda elastic antara lain pegas, per, busur panah, trampolin, dan ketapel. Jika kamu menekan, menggulung, atau meregangkan sebuah benda elastis, setelah kamu melepaskan gaya yang kamu berikan maka benda tersebut akan kembali ke bentuk semula. Ketika benda tersebut kamu beri gaya maka benda memiliki energi potensial. Ketika gaya kamu lepaskan, energi potensial pada benda berubah menjadi energi kinetik.
  

Energi Nuklir

Energi nuklir merupakan energi yang dihasilkan selama reaksi nuklir. Reaksi nuklir terjadi pada inti atom yang pecah atau bergabung menjadi inti atom yang lain dan partikel-partikel lain dengan melepaskan energi kalor. Reaksi nuklir terjadi di matahari, reaktor nuklir, dan bom nuklir. Energi yang ditimbulkan dalam reaksi nuklir sangat besar, oleh karena itu energi nuklir dapat digunakan sebagai pembangkit listrik.


Energi Mekanik

Mengapa kaki kita terasa sakit saat kejatuhan buah apel dari atas pohon? Hal itu disebabkan buah apel yang berada di atas pohon memiliki energi. Buah apel yang jatuh dari pohonnya memiliki energi mekanik. Pada saat buah apel masih berada di pohon, energi mekaniknya sama dengan energi potensialnya. Ketika buah apel tersebut jatuh sampai di tanah, energi mekaniknya sama dengan energi kinetiknya. Besarnya energi mekanik merupakan penjumlahan antara besarnya energi kinetik dengan energi potensial.

Energi mekanik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena sifat geraknya. Energi mekanik terdiri dari energi potensial dan energi kinetik.
Secara matematis dapat dituliskan :
Em = Ep + Ek
Dimana Em = Energi Mekanik


Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya (kedudukan) terhadap suatu acuan.

Sebagai contoh sebuah batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energi potensial, jika batu kita lepas maka batu akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah atau jatuh. Jika massa batu lebih besar maka energi yang dimiliki juga lebih besar, batu yang memiliki energi potensial ini karena gaya gravitasi bumi, energi ini disebut energi potensial bumi.

Energi potensial bumi tergantung pada massa benda, gravitasi bumi dan ketinggian benda. Sehingga dapat dirumuskan:
Ep = m.g.h
dimana :
  • Ep = Energi potensial
  • m = massa benda
  • g = gaya gravitasi
  • h = tinggi benda


Energi Kinetik

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Makin besar kecepatan benda bergerak makin besar energi kinetiknya dan semakin besar massa benda yang bergerak makin besar pula energi kinetik yang dimilikinya.
Secara matematis dapat dirumuskan:
Ek = 1/2 ( m.v2 )
dimana :
  • Ek = Energi kinetik
  • m = massa benda
  • v = kecepatan benda 
Baca Selengkapnya

Jawaban Buku Paket Indonesia Kelas XI Kurtilas Halaman 79-86

Jawaban Buku Paket Indonesia Kelas XI Kurtilas Halaman 79-86

Kunci Jawaban Halaman 79
No.Kata ArksisMakna Kata
1.TingkapJendela di atap, di dinding , dan sebagainya.
2.JikalauKalau ; Jika
3.LangauLalat besar yang suka mengisap darah hewan ; pikat .
4.LesapHilang ; Lenyap ; Lucut.
5.LubukBagian yang dalam di perairan (sungai, laut, danau, dan sebagainya)
6.GaharuKayu yang harum baunya, biasanya dari pohon tengkuras.
7.TenunHasil kerajinan yang berupa bahan (kain) yang dibuat dari benang (kapas, sutera, dan sebagainya) dengan cara memasuk-masukkan pakan secara melingtan pada lungsin
8.AmanatKeseluruhan makna atau isi pembicaraan ; konsep atau perasaan yang ingin disampaikan oleh pembicara untuk dimengerti dan diterima pendegar atau atau pembaca.
9.SelendangKain (sutra, dan sebagainya) panjang penutup leher (bahu, atau kepala) atau untuk menari
10.PedadaPohon yang tumbuh di hutan-hutan bakau, tingginya mencapai 15 meter. Berakar napas yang keluar dari lumpur, bentuk daunnya bulat telur, ujungnya tumpul dan membundar, panjangnya 5—13 cm; beremban;.

Kunci Jawaban Halaman 80
No.Diksi MutakhirMakna Kata
1.FacebookFacebook adalah sarana sosial yang menghubungkan orang-orang dengan teman dan rekan mereka lainnya yang bekerja, belajar, dan hidup di sekitar mereka. 
2.HandphoneHandphone (HP) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang dapat dibawa ke mana-mana (portabel/mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless).
3.StatusKabar berita

Kunci Jawaban Halaman 80-81
No.UngkapanMaknaMakna Kata
1.Besar kepalaSombongPak Ardi menjadi besar kepala setelah menduduki jabatan baru.
2.Kaki tanganAnak buahMereka berdua telah benar-benar menjadi kaki tangan bagi Danurejo dan juga kafir Belanda. 
3.Tebal mukaTidak tahu maluMemang tebal muka anak itu, masa ia berani mencuri di depan orang tuanya.
4.Kepala batuTidak mau nasihat dari orang lainUdin anak yang berkepala batu, sudah dinasehati agar rajin belajar tetapi selalu saja dia bermain-main dengan teman-temannya
5.Mata-mataPengintipDalam Serat Centini diceritakan, mata-mata Susuhunan Amangkurat akhirnya mengetahui tempat persembunyian keturunan Sunan Giri, musuh bebuyutan dinasti Mataram.
7.Darah biruKeturunan bangsawanDalam banyak budaya terutama Jawa, pewaris darah biru ini biasanya akan berusaha mendapatkan pasangan yang juga berasal dari kalangan darah biru.
8.Banting tulangBekerja kerasAyah membanting tulang demi mencukupi kebutuhan anak dan istrinya.
9.Ringan tanganSuka membantuWawan memang anak yang ringan tangan, setiap orang yang kesulitan pasti dibantunya.
10.Tangan besiMemerintah dengan semena-menaRaja itu memang pantas mendapatkan ganjarannya karena selama ini memerintah rakyatnya dengan tangan besi.

Kunci Jawaban Halaman 83, 84, dan 85
No.Urutan AwalSetelah Disusun Kembali
1.
Pucuk-tikar-mengkuang-tikar
Raja-alas-Melayu-nikah
Busuk-ikan-dibuang-jangan
Perecah-buat-kayu-di-asur
Tikar pucuk tikar mengkuang
Alas nikah raja Melayu
Ikan busuk jangan dibuang
Buat perencah di saur kayu
2.
Siang-berkebun-bila-orang
Naik-gelap-hari-ke-rumah
Bila-pantun-hilang-tukang
Lesap-habislah-petuah-amanah
Bila siang orang berkebun
Hari gelap naik ke rumah
Bila hilang tukang pantun
Habislah lesap petuah amanah
3.
Apa-bertenun-orang-guna
Baju-untuk-kain-dan-membuat
Orang-apa-untuk-berpantun
Ilmu-menimba-untuk-berbagai
Apa guna orang bertenun
Untuk membuat kain dan baju
Untuk apa orang berpantun
Untuk menimba berbagai ilmu
4.
Kalau-pukat-hendak-berlabuh
Berdaun-kayu-carilah-pancang
Adat-kurang-kalau-mengetahui
Orang-berpantun-carilah-tahu
Kalau hendak berlabuh pukat
Carilah pancang kayu berdaun
Kalau kurang mengetahui adat
Carilah orang tahu berpantun
5.
Telurnya-hitam-putih-ayam
Di-pinggir-kali-mencari-makan
Hitam-giginya-orang-putih
Manis-sekali-kalau-tertawa
Ayam hitam telurnya putih
Mencari makan dipinggir kali
Orang hitam giginya putih
Kalau tertawa manis sekali.

Kunci Jawaban Halaman 85-86
No.Urutan AwalSetelah Disusun Kembali
1.
jika hendak menuntut ilmu
kalau hendak pergi meramu
carilah ilmu yang bermanfaat
carilah kayu berbuah lebat
Kalau hendak pergi meramu,
carilah kayu yang berbuah lebat .
Jika hendak menuntut ilmu,
carilah ilmu yang bermanfaat.
2.
mencabut tebu tidaklah mudah
banyak sekali aral halangan
menuntut ilmu tidaklah mudah
banyak sekali duri lalangnya
Mencabut tebu tidaklah mudah,
banyak sekali duri lalangnya.
Menuntut ilmu tidaklah mudah
banyak sekali aral halangan.
3.
ayam berbunyi di bawah dapur
ditutuh betung berdekak-dekak
meriam bunyi awak tertidur
sungguh beruntung orang pekak
Meriam bunyi awak tertidur
Ditutuh betung berdekak-dekak
Ayam berbunyi dibawah dapur
Sungguh beruntung orang pekak
4.
bagaimana kidung takkan kembang
hendak ke hilir ditahan kera
bagaimana hidung takkan kembang
awak pandir dijadikan ketua
Bagaimana kidung takkan kembang
Hendak kehilir ditahan kera
Bagaimana hidung takkan kembang
Awak pandir dijadikan ketua
5.
yang besar si jalar-jalar
yang besar disebut gelar
yang kecil sigama-gama
yang kecil disebut nama
Yang besar di sebut gelar
Yang kecil sigama-gama
Yang besar di sebut gelar
Yang kecil disebut nama
Baca Selengkapnya