Pengertian Kitab dan Suhuf Dengan Perbedaannya

Pengertian Kitab dan Suhuf Dengan Perbedaannya

Pengertian Kitab

Kitab adalah wahyu Allah Swt. yang disampaikan kepada para Rasul-Nya yang sudah berbentuk buku/kitab.


Pengertian Suhuf

Suhuf adalah wahyu Allah Swt. yang disampaikan kepada para Rasul-Nya, tetapi masih dalam bentuk "lebaran-lembaran" terpisah.


Perbedaan Kitab dan Suhuf

Dari pengertian kitab dan suhuf diatas dapat kita simpulkan bahwa perbedaan dari kitab dan suhuf adalah sebagai berikut.

1.  Kitab sudah berbentuk buku.kitab, sedangkan suhuf masih berupa lembaran-lembaran yang terpisah.
2.  Isi suhuf sangat sederhana (simpel), sedangkan isi kitab lebih lengkap jika dibandingkan dengan isi suhuf (lebih terperinci).

Untuk membuktikan bahwa suhuf itu memang telah ada bahkan sebelum adanya kitab suci al-qur'an, kalian dapat melihat Q.S. Al-A'la ayat 19 yang artinya: "Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang terdahulu, (yaitu) suhuf-suhuf (kitab-kitab) yang diturunkan kepada Ibrahim dan Musa".
Baca Selengkapnya

Tumbuhan Monokotil (Pengertian, Family, Ciri-Ciri dan Contoh)

Tumbuhan monokotil atau tumbuhan bijinya berkeping tunggal masuk dalam kategori angiospermae dimana disini dibedakan menjadi 2 kelompok besar yaitu tumbuhan monokotil (berkeping biji tunggal) dan tumbuhan dikotil (tumbuhan berkeping biji dua). Ciri yang paling khas dari tumbuhan monokotil yaitu bijinya tunggal atau hanya mempunyai satu daun lembaga (kotiledon), berakar serabut, tulang daun sejajar dan mempunyai bentuk pita, daun berseling.

Tumbuhan dikotil merupakan sebagian besar tumbuhan yang kita temui, sedangkan tumbuhan monokotil merupakan tumbuhan yang umumnya memiliki banyak manfaat untuk manusia seperti padi, jahe, kunyit, pisang, dan lainnya.


Ciri-Ciri Tumbuhan Monokotil



Ciri-Ciri Tumbuhan Monokotil

Anda bisa membedakan tumbuhan monokotil dengan tumbuhan dikotil dengan gambar tabel yang juga pernah kami posting sebelumnya. Seperti yang terlihat diatas bahwa ciri-ciri khas dari tumbuhan monokotil adalah memiliki satu kotiledon dimana kotiledon adalah bagian penting dari embrio yang dijumpai dalam benih.

Kemudian bagian tulang daun sejajar atau melengkung, dan batang berkas pengangkut yang tersebar, bunga yang terdiri dari 3 atau kelipatannya, sehingga tumbuhan monokotil dapat mempunyai tiga, enam, atau sembilan kelopak. Serta sistem akar serabut yang hampir semua bagian yang datang bersentuhan dengan tanah, seperti batang.


Family Tumbuhan Monokotil

Tumbuhan monokotil terdiri dari berbagai famili, diantaranya:

1. Orchidaceae (Suku Anggrek-Anggrekan)
Keluarga monokotil suku anggrek ini mempunyai ciri khas dimana daun yang bertepi rata dan berdaging dengan letak berseling 2 baris. pangkal batang menggembung bermanfaat untuk menyimpan cadangan air, berakar rimpang, dan dalam 1 bunga mengandung 2 sel kelamin yaitu jantan dan betina. Beragam jenis anggrek hias indah adalah contoh dari suku ini.

2. Arecaceae (Suku pinang-pinangan)
Salah satu yang masuk dalam suku ini yaitu kelapa, dimana hampir semua bagian tumbuhan kelapa bisa dimanfaatkan untuk kepentingan kehidupan manusia. Air kelapa yang mempunyai kandungan manfaat besar, buahnya yang digunakan sebagai bahan masakan, dan bahkan di Maluku kelapa digunakan untuk membuat sagu dimana sagu adalah makanan pokok disana.

3. Zingiberaceae (Suku Jahe-jahean)
Rempah-rempah khas Indonesia seperti jahe, kencur, kunyit, laos, temu hitam, dan temu lawak merupakan beberapa contoh dari suku jahe-jahean (zingiberaceae) yang biasanya dimanfaatkan sebagai obat atau bumbu masak.

Di daerah pegunungan biasanya keluarga monokotil jahe dimanfaatkan untuk menghangatkan tubuh, sekarang banyak juga minuman yang berbahan dasar jahe. Zingiberacea memiliki ciri-ciri dimana pelepah daun yang memeluk batang tumbuh dari batang yang tumbuh dari dalam tanah (rimpang), bunga mengandung sel kelamin jantan dan sel kelamin betina serta kelopak yang mempunyai bentuk tabung.

4. Musaceae (Suku Pisang-pisangan)
Suku ini bermanfaat sebagai sumber pangan, bahan tali, tanaman hias, dan lainnya. Contohnya saja pisang emas, pisang kulit tipis, pisang raja, dan pisang ambon yang mempunyai rasa enak serta biasa dikonsumsi oleh manusia serta mengandung banyak manfaat.

Suku ini memiliki ciri khas dimana daun-daunnya berpelepah, tulang daun menyirip dan mirip seperti lancet, batang semu, bunga tunggal yang berupa karangan, ada yang kelamin betina dan ada yang kelamin jantan.

5. Poaceae atau Graminae (Suku Rerumputan)
Padi yang kita tahu merupakan makanan pokok bagi orang Indonesia yang masuk ke dalam famili poacea atau graminae, selain padi terdapat juga Jagung (Zay mays), dan Gandum (Tritinium sativum) yang mempunyai banyak manfaat untuk manusia. Ada juga Tebu (Saccharum officinarum) yang biasanya dijadikan bahan untuk membuat gula.

Ada juga (Andropagon nordus) yang dijadikan bahan baku tali dan tertil, serta bambu betung (Dendrocalamus asper) yang biasa digunakan untuk membuat bahan perabotan rumah dan bangunan. Poaceae atau Graminae mempunyai ciri yaitu daun berbentuk pita, tulang daun sejajar dan melekat di batang, berakar serabut, batang agak erongga, mudah terbang ketika ditiup angin, bunganya berbentuk bulit, serta penyeberbukannya yang dibantu oleh angin.


Contoh Tumbuhan Monokotil dan Nama Latinnya


  • Siwalan (Borassus sp)
  • Kedondong (Spondias dulcis)
  • Pisang (Musa paradisiaca)
  • Kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis)
  • Vanili (Vannili planifolia)
  • Salak (Salacca edulis)
  • Enau (Arenga pinnata)
  • Sawo (Manilkara kauki)
  • Anggur (Vitis vinivera)
  • Bacang (Magnifera foetida)
  • Nanas (Ananas comocus)
  • Blueberry (Vaccinium corymbosum)
  • Sawit (Elais Guinensis)
  • Salak (Salacca edulis)
  • Mengkudu (Morinda citrifolia
  • Hangkang (Palaquium leiocarpum)
  • Kemenyan (Styra sp)
  • Enau (Arenga pinnata)
  • Strwaberry (Fragaria daltoniana)
  • Kurma (Phoenix dactylifera)
  • Bawang merah (Allium ascolonicum)
  • Srikaya (Annona squamosa)
  • Kelapa (Cocos nucifera)
  • Malaka (Phylantus emblica)
  • Ceremai (Phyllanthus acidus)
  • Kiwi (Actinidia deliciosa)
  • Persik (Prunus persica)
  • Bunga Matahari (Helianthus annus)
  • Ketimunan (Timonius sericcus)
  • Salak (Salacca zalacca)
  • Buah Naga (Hylocereus undatus)
  • Melon (Cucumis melo)
  • Ketimunan (Timonius sericcus)


Kesimpulan dari pembahasan diatas yaitu tumbuhan monokotil merupakan tumbuhan berkeping biji tunggal dimana ciri-cirinya sangat jelas untuk membedakan antara monokotil dan dikotil, beberapa famili tumbuhan monokotil serta contoh semoga tambah memperjelas pembahasan mengenai tumbuhan berkeping biji tunggal ini.
Baca Selengkapnya

Tumbuhan Dikotil (Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh)

Tumbuhan dikotil atau sering juga disebut tumbuhan berbiji belah atau tumbuhan berkeping biji dua merupakan segolongan tumbuhan berbunga yang mempunyai ciri khas yang sama yaitu mempunyai sepasang daun kotiledon (daun lembaga). Daun kotiledon (daun lembaga) ini terbentuk dari dalam tahap biji, dengan alasan itu sebagian besar anggotanya mempunyai sifat gampang terbelah dua.

Tumbuhan secara luas diklasifikasikan menjadi 2 kategori yaitu angiosperma dan gimnosperma.
-   Gimnosperma adalah tumbuhan berbiji terbuka dimana bijinya tidak tertutup oleh daun buah (tumbuhan biji telanjang)
-   Angiospermae adalah tumbuhan dimana bijinya tertutup oleh daun buah.

Tumbuhan angiospermae dibedakan menjadi 2 kelompok besar yaitu tumbuhan berkeping biji tunggal (monokotil) dan tumbuhan berkeping biji dua (dikotil). Angiospermae mempunyai bunga yang sangat indah


Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil


Ciri-ciri tumbuhan dikotil
  1. Keping bijinya terbelah dua
  2. Tidak mempunyai pelindung ujung batang (koleoptil) dan pelindung ujung akar (koleoriza).
  3. Batang dan akar berkambium, karena salah satu fungsi akar di tumbuhan dikotil untuk menyimpan makanan.
  4. Batang bercabang dengan ruats batang yang tidak jelas.
  5. Akarnya berbentuk tunggang dengan akar utama lebih besar daripada akar sekunder.
  6. Berdaun majemuk (tunggal), pola cenderung menjari/menyirip, biasanya tidak berpelepah.
  7. Jumlah kelopak bunga, benang sari, mahkota bunga umumnya kelipatan empat atau lima.
  8. Daun bertulang dan sejajar atau melengkung.
  9. Berkas pengangkut di batang: pembuluh tapis dan pebuluh kayu lekatnya teratur
  10. Bagian kaliptrogen tidak dilengkapi dengan tudung akar.



Contoh Tumbuhan Dikotil dan Nama Latin

Berikut beberapa famili dikotil dengan contoh tumbuhannya dengan nama latinnya.

-   Rubiaceae, contohnya Morinda citrofolio (mengkudu)
-   Suku terung terungan (Solanaceae) Contoh : Solanum lycopersicum (tomat), Capsicum annum (cabai)
-   Malvaceae, contohnya Hibiscus rosasinensis (kembang sepatu)
-   Apocynaceae, contohnya Plameria acuminata (kamboja)
-   Covulvulaceae, contohnya Ipomea reptans (kangkung)
-   Mimosaceae, contohnya Mimosa pudica (putri malu)
-   Paiplionaceae, contoh Phaseolus radiatus (kacang hijau), Arachis hypogaea (kacang tanah), Vigna sinensis (kacang panjang)
-   Bombusaceae, contohnya Durio zibberthinus (durian)
-   Euphorbiaceae, contohnya Monihot utilisima (ketela pohon), Havea Brasiliensis (karet)
-   Caesalpiniaceae, contohnya Caesalpinia pulcherima (kembang merak)
-   Urticeae, contohnya ficus elastica (karet)



Jenis Tumbuhan Dikotil

Hampir semua tumbuhan yang kita lihat sekitar kita adalah tumbuhan dikotil. Dimana terdapat 199.350 yang berbeda yang masuk dalam kelompok ini. Mereka terbagi menjadi beberapa family tergantung pada struktur tumbuhan dikotil. Beberapa contoh family tumbuhan dikotil: Rutaceae, Asteraceae, Lamiaceae, Scorphulariaceae, Caryophyllaceae, Leguminosae, Mimosaceae, Rubiaceae, Myrtaceae, Epacridaceae, Proteaceae, Casuarinaceae, Rhamnaceae, Euphorbiaceae, Lauraceae, Brassicaceae, Apiaceaea.

Dengan membaca penjelasan diatas didapatkan kesimpulan bahwa tumbuhan dikotil merupakan tumbuhan berbiji belah atau berbiji dua, dimana sebagian besar tumbuhan yang kita lihat sekarang adalah tumbuhan dikotil. Semoga ciri-ciri, contoh, dan jenis tumbuhan dikotil diatas mudah Anda pahami.
Baca Selengkapnya

Angiospermae: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh

Pengertian Angiospermae , Ciri-Ciri Angiospermae  dan ContohAngiospermae

Angiospermae merupakan kelompok terbesar tumbuhan yang hidup di daratan bumi, nama Angiospermae diambil dari 2 kata bahasa Yunani Kuno yaitu aggeion yang berarti penyangga atau pelindung dan sperma yang merupakan bentuk jamak untuk biji. 

Diperkenalkan oleh Paul Hermann tahun 1690. Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup) merupakan salah satu tumbuhan berbiji (spermatophyta) selain tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae). Mari ulas lengkap ciri-ciri khusus angiospermae dan contoh tumbuhannya.
Angiospermae dibedakan kedalam dua jenis yaitu dikotil (tumbuhan berbiji belah) dan monokotil (tumbuhan berbiji tunggal) yang pernah kami bahas pada artikel sebelumnya.
Ada sekitar 270.000 spesiel Angiospermae yang dikenal pada hari ini, Angiospermae mencangkup semua tumbuhan yang mempunyai bunga dan menghasilkan biji tertutup di dalam sebuah karpel.

Karpel ialah daun yang dimodifikasi membungkus benih kemudian dapat berkembang menjadi buah.


Ciri-Ciri Angiospermae

  • Tubuhnya terdiri dari bunga, daun, batang, dan akar
  • Akarnya berbentuk serabut/tunggang
  • Bakal biji tertutup oleh daun buah
  • Daun pipih, tulang daun beraneka ragam
  • Makroskofil membentuk badan yang disebut putik dengan bakal biji didalamnya (tidak tampak)
  • Makrosporofil dan mikrosporofil (benangsari) terpisah atau terkumpul dalam satu bunga
  • Berkas pembuluh pengangkutan ada yang kolateral terbuka, terdapat juga yang tertutup, ada yang bikolateral
  • Xylem terdiri dari trakeida dan trakea
  • Floem dengan sel-sel pengiring
  • Terjadi pembuahan ganda
  • Alat reproduksi disebut bunga
  • Bentuk tulang daun bervariasi, bisa lurus, menjari, atau menyirip
  • Daun buah berdaging tebal 
  • Biji terlindungi oleh bakal buah
  • Bentuk dan ukuran tubuh yang bermacam-macam
  • Daun umumnya lebar, tunggal atau majemuk
  • Reproduksi secara generatif dan vegetatif 
  • Bunga mempunyai kelopak, mahkota, benang sari dan putik
  • Batangnya ada yang mempunyai kambium dan ada juga yang tidak berkambium
  • Mempunyai pembuluh xilem yang diperkuat oleh serat dengan dinding sel yang tebal dan berlignin
  • Habitat berupa pohon, herba, perdu, atau semak
  • Selisih waktu yang relatif pendek antara penyerbukan dan pembuahan
  • Batang bercabang/tidak bercabang
  • Terdapat bunga, tersusun dari sporofil dan bagian-bagiannya


Contoh Angiospermae

Contoh angiospermae yang paling kecil yaitu wolffia globusa



Klasifikasi dan Keanekaragaman Angiospermae

Tumbuhan Angiospermae dikelompokkan ke dalam satu divisi, yaitu Anthophyta dan di bagi menjadi 2 jenis yaitu Dikotil dan Monokotil. Berhubung tumbuhan dikotil dan monokotil pernah kami ulas pada artikel sebelumnya, maka kami berikan ringkasan singkat saja.

Tumbuhan Dikotil

Sering juga disebut tumbuhan berbiji belah atau tumbuhan berkeping biji dua adalah segolongan tumbuhan berbunga yang mempunyai ciri khas menonjol dimana terdapat sepasang daun kotiledon (Daun lembaga), terbentuk dari biji, sehingga anggota gampang terbelah dua.

Ciri-ciri mempunyai dua kotiledon atau daun biji dalam embrio, akarnya tunggang, terdapat kambium pada batang,daunnya menyirip atau menjadi, bagian bunga biasanya kelipatan 4 atau 5. (Baca lengkap di artikel: Tumbuhan Dikotil)

Tumbuhan Monokotil
Ciri-cirinya yaitu memiliki satu kotiledon, akarnya serabut, batang biasanya tidak bercabang dan tidak membesar karena tidak berkambium, berkas pembuluh pada batang tersebar (tidak teratur). Daunnya mempunyai pertulangan melengkung atau sejajar. Bunga berkelipatan 3.

Tumbuhan yang masuk di golongan ini berperan besar dalam kehidupan manusia, contoh saja di Indonesia makanan pokoknya yaitu padi, jagung, dan sagu. Ketiga makanan pokok itu masuk ke dalam tumbuhan monokotil. Lalu berbagai jenis buah-buahan seperti aslak, siwalan, dll. Bunga-bunga indah seperti anggrek juga masuk ke dalam kelompok ini. (Baca lengkap di artikel: Tumbuhan Monokotil)

Kesimpulan Angiospermae

Angiospermae diambil dari 2 kata bahasa Yunani Kuno yaitu aggeion yang berarti penyangga atau pelindung dan sperma yang merupakan bentuk jamak untuk biji. Ciri-cirinya antara lain yaitu mempunyai bunga, akar berbentuk serabut/tunggang, daun pipih, beraneka macam tulang daun, floem dengan sel pengiring. Angiospermae dibagi menjadi dua jenis yaitu tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil.
Baca Selengkapnya

Contoh Teks Editorial/Opini Tentang Pendidikan

Secara sadar atau tidak sadar kemungkinan besar kamu sudah pernah membaca contoh teks editorial/opini karena ciri-ciri teks editorial salah satunya yaitu tema yang dibicarakan sedang hangat.

Disajikannya teks editorial bertujuan agar pembaca ikut serta berpikir dengan masalah yang sedang terjadi, serta memberikan pandangan kepada pembaca mengenai isu yang berkembang.


Contoh Teks Editorial/Opini Tentang Pendidikan


Bahkan kadang bisa menggerakkan pembaca untuk melakukan suatu tindakan. Yang jelas tajuk rencana biasanya menjelaskan berita dan akibatnya pada masyarakat. Dan artikel ini hanya khusus membahas contoh tentang pendidikan.

Kami tidak hanya menyediakan 1 opsi saja sehingga kamu bisa memilih contoh teks mana yang singkat dan baru.


Contoh ke-1

Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan


Pendidikan telah menjadi kebutuhan semua manusia dan menjadi kunci bagi kemajuan sebuah bangsa. Tentu saja kita sadar bahwa dengan pendidikan yang berkualitas, kesempatan untuk sejajar dengan bangsa lain yang sudah lebih maju kian besar. Tetapi nyatanya kualitas pendidikan di Negara ini tidak sebagus negara lain.

Lembaga pendidikan mengupayakan berbagai cara untuk menciptakan lulusan yang berkualitas untuk mengantisipasi perubahan dan tantangan yang semakin sulit. Keberhasilan tidak lepas dari segala kondisi.

Nah untuk mencapai keberhasilan meningkatnya mutu pendidikan maka dilakukan beragam upaya dengan sungguh-sungguh untuk mencari solusi dari permasalahan yang akan dihadapi.

Usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan menjadi penting dalam rangka menjawab tantangan Globalisasi, Kemajuan IPTEK, dan pergerakan tenaga ahli yang sangat masif.

Lembaga pendidikan dituntut untuk bisa melahirkan keluaran pendidikan yang berkualitas karena perlombaan antar bangsa berlangsung sangat sengit dan intensif. Sehingga mempunyai keahlian dan kompetensi profesoinal yang siap menghadapi kompetisi global.

Di era teknologi seperti sekarang, guru tidak satu-satunya sumber informasi dan ilmu pengetahuan. Tapi peran guru sudah berubah menjadi motivator, fasilitator, dan dinamisator. Bahkan ada internet yang didalamnya membuat banyak web yang menyediakan materi belajar.

Dalam keadaan seperti inilah diharapkan guru memberikan peran lebih besar karena peran pendidik tidak bisa digantikan oleh siapapun dan apapun di sera apapun.

Sehingga untuk melakukan peran tersebut secara efektif maka diperlukan peningkatan langkah dan usaha yang jelas dan tepat. Beberapa usaha peningkatan kualitas pendidikan merupakan tantangan terbesar yang harus segera dilakukan oleh pemerintah.


Contoh ke-2 

Pendidikan hanya menghasilkan orang pintar bukan orang terdidik


Zaman sekarang banyak terjadi tindakan yang memalukan di negara ini seperti suap, korupsi, dan lainnya. Tetapi anehnya pelaku tindakan kejahatan tersebut adalah orang pintar yang mempunyai gelar sarjana dari lulusan universitas yang terkenal.

Melihat fenomena tersebut, sepertinya ada yang tidak benar dengan pola pendidikan formal di Negara ini yang semestinya sudah harus dikaji ulang.

Pola pendidikan formal saat ini hanya mengajarkan mengenai ilmu dunia sehingga menghasilkan orang pintar tetapi sayangnya tidak terdidik dan tidak mempunyai budi pekerti yang baik.

Akibatnya orang pintar tersebut malah menjadi orang yang jahat, maling, menindas kaum yang lemah. Padahal seharusnya mereka menjadi penolong dan pemimpin yang baik untuk menciptakan manfaat bagi banyak orang.

Banyak orang terhormat di Negeri ini yang tertangkap tangan melakukan tindakan korupsi atau penyuapan. Bahkan mereka berpendidikan tinggi dan mengaku beragama, tetapi tindakannya sangat memalukan dan merugikan.

Bahkan tindakan tersebut ada yang dilakukan bersama teman-temannya yang katanya juga "terhormat". Lebih miris lagi ketika mereka tertangkap oleh pihak berwajib mereka bersikap tenang dan melemparkan senyum lebar pada masyarakat yang seolah-seolah mereka tidak merasa bersalah dan senang dengan apa yang diperbuatnya.

Apa mereka tidak mengetahui dan tidak pernah diajari bahwa memakan uang yang bukan haknya merupakan perbuatan dosa dan hukumnya haram untuk mereka.

Memang mereka itu sudah kehilangan akal sehat dan putus sudah urat malunya. Untuk itu sistem pendidikan formal yang ada saat ini harus segera diperbaiki dengan tidak hanya mementingkan hasil, tetapi juga proses agar tercipta orang pintar yang mempunyai akhlak yang baik.


Contoh ke-3

Perlukah Ujian Nasional Online Diadakan?


Beberapa bulan lagi ujian nasional akan dilaksanakan di tingkat SD hingga SMA. Nah Kemendikbud menambahkan aturan baru yaitu pelaksanaan ujian nasional secara online di beberapa sekolah.

Dilihat dari keadaan dan situasi lapangan saat ini, rencana ini belum tepat dan perlu dipertimbangkan kembali karena permasalahan seperti infrastruktur yang belum merata dan kurangnya pengetahuan dari tenaga ahli di beberapa sekolah.

Padahal hal ini sangatlah baik. Jika pelaksanaan ujian nasional online tetap dilaksanakan, maka beberapa sekolah akan kesulitan karena tidak adanya infrastruktur yang memadai seperti komputer, akses internet, dan listrik.

Coba bayangkan ketika ada sebuah sekolah yang mempunyai 250 siswa yang akan mengikuti ujian nasional, maka berapa jumlah komputer yang dibutuhkan oleh pihak sekolah untuk melaksanaan ujian nasional ini.

Tentunya membutuhkan komputer yang banyak. Dan apabila tetap dipaksakan maka salah satunya yaitu dengan menggunakan komputer secara bergiliran. Tetapi hal ini rentan akan timbulnya kecurangan dalam ujian nasional.

Selain itu kurangnya tenaga ahli di beberapa sekolah juga menjadi masalah, karena pasti beberapa sekolah akan bingung dalam pelaksanaan karena tidak mengerti bagaimana melaksanakannya.

Sudah semestinya jika pemerintah ingin melaksanakan ujian nasional secara online, pemerintah harus menjamin ketersediaan infrastruktur yang mendukung serta tidak terburu-buru dalam melaksanakannya.

Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah yang jauh sebelum ujian nasional agar tidak menimbulkan masalah seperti yang telah diuraikan diatas.

Demikian lah artikel tentang Contoh teks editorial/opini tentang pendidikan. semoga dapat bermanfaat
Baca Selengkapnya