Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Tahukah Anda Jam Piket Organ Tubuh Kita?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Jam Piket Organ Tubuh
LAMBUNG Jam 07.00 – 09.00
Jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tubuh.

LIMPA Jam 09.00 – 11.00
Jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak,minyak dan protein hewani.

JANTUNG Jam 11.00 – 13.00
Jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah .

HATI Jam 13.00 – 15.00
Jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh kuat untuk menangkal semua penyakit.

PARU-PARU Jam 15.00 – 17.00
Jam piket organ paru-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru

GINJAL Jam 17.00 – 19.00
Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

LAMBUNG Jam 19.00 – 21.00
Jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi makan yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti makan

LIMPA Jam 21.00 – 23.00
Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.

JANTUNG Jam 23.00 – 01.00
Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.

HATI Jam 01.00 – 03.00
Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

PARU-PARU Jam 03.00 – 05.00
Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk,bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.

USUS BESAR Jam 05.00 – 07.00
Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur.


***
Dari Sahabat

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Kurang Tidur = Cepat Pikun

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

SERING begadang atau stres karena pekerjaan membuat sebagian orang rela kehilangan kualitas tidurnya. Kualitas tidur menurun, otomatis juga mengurangi kualitas intelek/ intelegensaia, perilaku, dan kepribadian. Tanpa bermaksud menakut-nakuti Anda, hal ini bisa terjadi tak hanya pada orang tua, tapi bisa terjadi pada segala usia, dan tak mengenal gender.


Insomnia, yang merupakan salah satu jenis gangguan tidur, dituding bisa menyebabkan demensia. Namun, sebelum kita berbicara lebih jauh mengenai hubungan kedua penyakit ini, kita akan membahas dulu mengenai insomnia, kemudian demensia, lalu kita akan mengetahui kaitan antara keduanya. Insomnia merupakan salah satu dari sekian banyak jenis gangguan tidur (trouble sleeping). Insomnia adalah gejala kelainan tidur, bukan penyakit. Penyebabnya, dari suatu penyakit tertentu, baik fisik maupun psikis. Gejalanya penderitanya memang mengalami kesulitan untuk tidur, sering terjaga di malam hari, dan tubuhnya seringkali mengalami capek/ lelah. Namun, masyarakat sering salah kaprah, dengan beranggapan bahwa orang yang begadang atau tidur larut malam disebut insomnia. Penyebab, antara lain karena jetlag, jam kerja pada malam-pagi hari, mengkonsumsi minuman beralkohol, efek samping obat tertentu, stres, penyakit kerusakan otak (misalnya stroke), gangguan neurologis dan gangguan psikis seperti bipolar atau obsesif kompulsif.

Insomnia sendiri, dibedakan menjadi primer dan sekunder. Primer merupakan kurang tidur. Kurang tidur yang dimaksud adalah kurang secara kualitas, bukan kuantitas. Normalnya, dalam sehari manusia tidur sebanyak delapan jam, dan semakin tua usianya, jam tidur semakin pendek. Meskipun dalam sehari seseorang hanya tidur lima atau empat jam, namun tidurnya berkualitas, maka ia tidak bisa dikatakan insomnia. Juga tidak ada kaitannya dengan pola tidur. Jadi, ketika pola tidur seseorang berubah, misalnya baru tidur setelah subuh, dan bangun pada pagi/ siang hari, belum tentu insomnia, selama ia tidak mengalami gangguan dalam tidurnya. “Kalau ada orang yang setiap harinya ’disiplin’tidur pada jam 4 pagi, bukan insomnia namanya, kalau tidurnya selalu nyenyak,” ungkap dr. Jimmy EB Hartono, Sp.S, neurolog RSUP Kariadi Semarang. Tidur yang normal atau berkualitas, yakni yang Rapid Eye Movement-nya (REM) normal.

REM ini adalah pergerakan mata dari mulai tidur hingga tertidur pulas. Mulai dari berbaring memejamkan mata (masih dalam keadaan sadar/ belum tidur), yang lamanya sekitar 60 - 90 menit, lalu REM antara 10 - 15 menit, dan tidur pulas. Lalu, sekunder, yang muncul akibat penyakit-penyakit lain. Antara lain Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau sering terhentinya napas ketika tidur, sleep paralysis atau tindihan, narkolepsi (mengantuk berlebihan) atau katapleksi (kelemahan mendadak pada otot-otot motorik). Insomnia Nah, insomnia sekunder itulah yang bisa menyebabkan seseorang terserang demensia, berapapun usianya. Demensia atau pikun, adalah degeneratif progresif intelek/ intelegensia, perilaku dan kepribadian seseorang, yang disebabkan kelainan pada otak. Berbeda dengan alzeimer yang prosesnya lama (menahun), demensia relatif cepat. Kecepatan memburuknya kondisi penderita, tergantung pada penyebab yang mendasari.

Seperti stroke, alzeimer, parkinson, huntington, AIDS, dan lainnya. “Tidur yang tidak berkualitas, bila kronis bisa menimbulkan tanda penuaan dini, karena tidur adalah proses faali untuk perbaikan sel. Seperti HP yang perlu di-charge,” jelas dr. Jimmy. Tidur yang tak berkualitas mempengaruhi pembentukan plak amyloid dalam otak. Plak amyloid merupakan deposit yang dianggap sebagai tanda penuaan dini. Bila hal tersebut terjadi, bisa menyebabkan kepikunan atau demensia. Singkatnya, insomnia menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Karena kondisi tubuh memburuk, menyebabkan seseorang mengalami penuaan dini, yang salah satunya adalah penuaan daya ingat atau memori. Meskipun demensia diidentikkan dengan orang tua, belum tentu orang yang usianya sudah lanjut, mengalami pikun.

Bisa saja dia lupa akan hal-hal kecil seperti lupa menaruh barang, tetapi masih ingat semua sejarah teori filsafat, misalnya. Hal tersebut karena memori manusia terbagi menjadi tiga, jangka pendek, menengah dan panjang. Nah, orang yang mengalami demensia, kehilangan memori jangka pendeknya, namun masih bisa mengingat memori jangka panjang, seperti teori-teori filsafat tersebut. Seperti cerita dalam novel Umberto Eco, “The Mysterious Flame of Queen Loana”, sang tokoh utama mengalami demensia akut. Dia bahkan tak ingat namanya sendiri. Tapi, ia bisa mengingat setiap detail plot, serta setiap baris puisi dari buku-buku yang pernah dibacanya. Di dunia nyata, ada pada yang dialami Amir (45).

Diusianya yang bahkan belum mencapai separuh baya, ia sudah mengalami demensia. Ia masih bisa menggerakkan anggota tubuhnya, tapi kehilangan memori jangka pendeknya. Ia bahkan lupa nama istrinya. Dr. Jimmy mengungkapkan, bahwa orang yang sudah terlanjur demensia, tak bisa disembuhkan. Yang bisa diobati, jika masih predemensia. Jadi, sebelum Anda terlanjur mengalami demensia, ada baiknya mulai memperbaiki kualitas tidur dari sekarang. Jika tidur Anda bermasalah.(11) (/)

Oleh Irma Mutiara Manggia

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Manfaat Menangis Untuk Kesehatan – Kenapa Sering Menangis? Mungkin Anda tidak ingin dibilang sebagai orang yang cengeng atau orang yang mudah menangis, terlebih bagi seorang pria. Banyak berbagai faktor yang membuat seseorang menjadi nangis/menangis, misalnya menangis karna sedih berpisah dengan kekasih, menangis karna putus cinta, menangis karna mendengar cerita sedih mengharukan dan atau menangis karna pasangan selingkuh, dan banyak lagi.

Biasanya, menangis kerap menjadi salah satu cara untuk melampiaskan emosi terpendam. Karna banyak orang yang merasa lega setelah menumpahkan air matanya, namun tak jarang justru merasa memburuk. Dari hasil penelitian diketahui bahwa menangis ternyata mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Apa sajakah manfaat menangis bagi kesehatan? Silakan simak saja ulasannya dibawah ini.

Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

1. Mengeluarkan Racun

Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi dengan air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

2. Membunuh Bakteri

Tak perlu tetes air mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Didalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan “lisozom” yang dapat membunuh sekitar 90-95% bakteri yang tertiggal dari keyboard, pegangan tangga, bersin dan dari tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam waktu 5 menit.

3. Mengurangi Stres

Bagaimana menangis bisa mengurangi stres ? Air mata ternyata mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh, yaitu “endorphin leucine enkaphalin” dan “prolactin”.

4. Meningkatkan Mood

Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24% protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

5. Melegakan Perasaan

Setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Karena setelah menangis sistem limbik, otak dan jantung akan lancar, dan hal itu akan membuat perasaan menjadi lebih baik dan lega.

6. Mencegah Pilek dan Flu

Air mata yang kita keluarkan ketika menangis mengandung zat Lisozim fluida yang mampu membunuh 95% bakteri hanya dalam hitungan menit. Sama seperti hidung yang memiliki rambut dan terowongan hidung untuk mencegah kuman dan bakteri masuk, mata kita memiliki air mata untuk membantu mencegah kita sakit.

7. Membangun Komunitas

Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang untuk membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang yang menangis setelah menceritakan masalahnya didepan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.

8. Membantu Penglihatan / Pelumasan Mata

Fungsi utama dari airmata adalah melumasi bola mata sehingga kita dapat melihat. Air mata melembabkan dan mencegah dehidrasi pada selaput mata. Tanpa air mata, kita tidak akan dapat melihat.
Jadi, menangislah jika memang harus menangis. Karena begitu banyak manfaat menangis bagi kesehatan emosional sebagaimana yang dijelaskan diatas. Namun janganlah Anda menangis dibuat-dibuat (pura-pura) hanya untuk meraih beberapa kesehatan emosional, karna hal ini justru akan membuat Anda menjadi stres.

Semoga bermanfaat untuk kita semua.
* Dikutip dari berbagai sumber.

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

CARA MENCETAK ANAK JENIUS

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Masa kanak-kanak adalah masa yang penting untuk perkembangan mental dan fisik ketika dewasa. Anak yang dibesarkan dengan baik tentu menjadi dewasa yang baik pula. Bagaimana jika ingin membesarkan anak menjadi seorang jenius?

Sebenarnya tidak ada resep tunggal untuk membuat anak menjadi jenius. Para ahli saat ini sudah tak lagi memakai patokan nilai IQ (Intelligence Quotient) sebagai standar kejeniusan. Bisa saja faktor lingkungan atau pengasuhan yang mendukung seseorang menjadi sukses.
Berikut adalah beberapa cara yang dapat dijadikan pedoman untuk mencetak anak jenius seperti:

1. Jauhi Anak dari Kebiasaan Nonton TV
Tiga puluh persen anak-anak di bawah usia 2 memiliki televisi di kamar tidurnya. Dan 59 persen anak-anak berusia di bawah 2 tahun menonton TV dua jam sehari.

The American Academy of Pediatrics baru-baru ini mengeluarkan peringatan yang mendesak orangtua agar tidak membiarkan bayi dan balita menonton TV. Manfaat menonton TV bagi bayi tidak diketahui, namun TV diketahui merusak keterampilan mental dan menyia-nyiakan waktu untuk perkembangan otak yang seharusnya dihabiskan dengan cara berbicara dengan orang lain.

"Bahasa penting untuk pembelajaran anak-anak, dan bahasa yang didapatkan dari televisi tidak disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. TV tidak akan menjawab pertanyaan atau mengikuti keinginan anak-anak, yang mana hal inilah yang membuat anak pintar," kata Roberta Golinkoff, pakar bahasa bayi dan rekan penulis buku 'Einstein Never Used Flashcards: How Our Children Really Learn and Why They Need to Play More and Memorize Less'.

2. Beri anak Air Susu Ibu (ASI)
Anak berusia enam tahun yang diberi ASI terus menerus ketika bayi, skor tes IQ-nya 5 persen lebih tinggi daripada anak 6 tahun yang tidak mendapat ASI.


Kesimpulan ini didasarkan pada penelitian yang diikuti oleh dua kelompok ibu di Belarusia baru dan anak-anaknya. Salah satu kelompok ibu-ibu memberi ASI eksklusif pada bayinya, artinya tidak memberi bayi makanan lain kecuali ASI sampai satu tahun. Sedangkan kelompok lain tidak hanya memberi ASI saja dan jangka waktu pemberian ASI lebih pendek.

Hasilnya, anak-anak dalam kelompok pertama mencetak skor lebih tinggi dalam bidang membaca, menulis dan matematika.

"Hal pertama yang dapat dilakukan seorang Ibu untuk membesarkan anak cerdas adalah dengan cara menyusui. Manusia memiliki persentase lemak lebih besar dibandingkan dengan susu sapi yang dibutuhkan untuk melindungi sel-sel otak," kata ahli genetika Ricki Lewis, penulis buku 'The Forever Fix: Gene Therapy and the Boy Who Saved It'.

3. Belajar musik
Anak-anak yang memainkan piano atau alat musik gesek mendapat skor keterampilan verbal 15 persen lebih tinggi daripada anak yang tidak memainkan alat musik.

Penelitian yang menghasilkan pernyataan ini melibatkan siswa dari area musik Boston dan sekolah umum. Usia rata-rata siswa adalah 10 tahun dan beberapa di antaranya pernah belajar musik setidaknya selama tiga tahun. Hasil penelitian tersebut sesuai dengan hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan banyaknya korelasi antara musik, keterampilan bahasa dan skor IQ.

Pertanyaan adalah apakah anak-anak yang pintar pandai bermain musik, atau apakah musik yang membuat anak menjadi pintar? "Gagasan bahwa gen mengendalikan nasib disebut determinisme genetik. Kami menentang ide ini sepanjang waktu," kata Lewis.

4. Belajar Mengendalikan diri atau sabar
Anak-anak yang mampu menunda kepuasan 15 kali lebih lama daripada teman-temannya dan lebih sabar mendapat skor 210 poin lebih tinggi pada SAT (Scholastic Assessment Test).

Tes Penalaran SAT adalah tes standar untuk penerimaan perguruan tinggi di Amerika Serikat. Dalam suatu penelitian, anak-anak diberitahu bahwa mereka bisa makan dua kue jika mereka mau menunda makan kue yang pertama. Mereka yang bisa menunggu 15 menit sebelum makan kue pertama mencetak 210 poin lebih tinggi pada tes SAT nya daripada yang tidak bisa menunggu lebih dari satu menit.

"Pengendalian dorongan adalah faktor penting dalam fungsi eksekutif. Ilmuwan sekarang tahu bahwa menjadi jenius tidak banyak berkaitan dengan IQ, tapi berkaitan dengan fungsi eksekutif. Kemampuan untuk beralih tugas, mengingat, dan menghambat dorongan jauh lebih berkaitan dengan kesuksesan daripada IQ," tegas Golinkoff.

5. Penuhi rumah dengan buku
Anak yang dibesarkan di sebuah rumah berisi setidaknya 500 buku memiliki kemungkinan lulus SMA 36 persen lebih tinggi dan 19 persen lebih mungkin lulus dari perguruan tinggi daripada anak yang dibesarkan di rumah yang hanya berisi beberapa atau bahkan tidak menyimpan buku.

Penelitian ini dipublikasikan pada 2007, ketika buku masih menjadi benda yang nyata, bukan berbentuk file seperti sekarang. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa kesenjangan melebar secara berlipat pada orangtua anak-anak yang buta huruf.

"Keberhasilan di sekolah bergantung tidak hanya pada kecerdasan bawaan, tapi juga membutuhkan etika yang baik. Anak-anak belajar lebih banyak dari apa yang kita lakukan daripada apa yang kita katakan. Orangtua yang suka membaca menunjukkan kepada anak-anaknya bahwa membaca adalah kegiatan yang menarik, menyenangkan, dan bermanfaat," kata psikolog Eileen Kennedy-Moore, penulis 'Smart Parenting for Smart Kids'.

6. Hindari kegemukan pada anak
Anak gemuk mendapat skor 11 persen lebih rendah pada tes membaca daripada anak dengan berat badan normal.

Ilmuwan di Temple University yang menyimpulkan pernyataan tersebut juga menemukan bahwa siswa sekolah menengah yang mengalami kelebihan berat badan memiliki prestasi lebih rendah daripada teman-teman sebayanya yang memiliki berat badan normal, serta lebih seriang tidak masuk dan terlambat datang sekolah. Penelitian ini menghubungkan massa tubuh yang lebih besar dengan prestasi sekolah yang lebih rendah.

"Memiliki kebiasaan hanya duduk dan menonton TV atau bermain game sangat merugikan untuk anak-anak. Mereka tidak berinteraksi dan banyak hal yang membuat kita pintar adalah hal yang hanya dipelajari dalam hubungan interaksi sosial," kata Golinkoff.

7. Latihan aerobik meningkatkan kemampuan eksekutif anak-anak sebanyak 100 persen.
"Hasil terbaik diperoleh jika melakukan latihan dengan anak-anak. Mendorong gaya hidup aktif adalah salah satu hadiah terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anak," kata ahli biologi molekuler, John Medina dalam bukunya yang berjudul 'Brain Rules for Baby'.

8. Ikut program prasekolah
Anak yang mengikuti program prasekolah 52 persen lebih mungkin lulus SMA daripada yang tidak mengikuti program prasekolah.

Penelitian yang menghasilkan pernyataan ini diikuti dua kelompok anak-anak yang kurang beruntung dari Michigan dari balita hingga berusia 40 tahun. Satu kelompok mengikuti program prasekolah 'berkualitas tinggi' untuk anak usia 3 dan 4 tyahun, sedangkan kelompok lainnya tidak pernah mengikuti program prasekolah.

Pada usia 27 tahun, kelompok prasekolah lima kali lebih banyak yang memiliki rumah sendiri daripada kelompok non-prasekolah. Pada usia 40, kelompok non-prasekolah ditangkap atas tuduhan narkoba delapan kali lebih banyak dibandingkan alumni prasekolah, dan dua kali lebih sering melakukan serangan fisik.

9. Usia Ayah jangan terlalu tua saat memiliki anak
Anak-anak yang dilahirkan ketika ayah berumur 20 tahun mendapat skor tes IQ 3 sampai 6 poin lebih tinggi daripada anak yang lahir dari ayah yang berusia dua kali lipat.

Bertambahtuanya usia ayah berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan perkembangan saraf seperti autisme dan skizofrenia, serta disleksia dan berkurangnya kecerdasan. Keturunan dari ayah yang lebih tua mengalami kerusakan yang halus pada tes kemampuan neurokognitif.

"Kecenderungan modern untuk menunda memiliki anak mungkin berdampak memprihatinkan," kata para peneliti seperti dikutip dari jurnal PLoS Medicine dalam artikel yang berjudul 'Advanced Paternal Age Is Associated With Impaired Neurocognitive Outcomes During Infancy and Childhood' oleh S. Saha, dkk.

10. Belajar juggling atau permainan ketangkasan seperti melempar 3 bola bergantian
Belajar juggling dapat meningkatkan volume materi abu-abu di otak anak-anak sebanyak 3 persen.

"Struktur otak sangat ditentukan oleh gen, tetapi tidak sepenuhnya. Belajar keterampilan seperti juggling yang mendorong kemampuan persepsi dan motorik dapat meningkatkan 3 persen volume materi abu-abu di daerah visual," kata peneliti Jeremy Gray dan Paul Thompson dari Universitas Yale dalam jurnal Nature Reviews Neuroscience.

Volume materi abu-abu di otak berhubungan dengan kemampuan mental secara umum.

11. Perbanyak anak mendengar kosakata baru
Anak-anak dalam keluarga penerima bantuan sosial mendengar kata-kata hampir empat kali lebih sedikit per tahunnya daripada anak-anak dari keluarga kelas profesional.

Para peneliti mengungkapkan bahwa semakin banyak kata-kata yang didengar, semakin besar kosakata dan semakin tinggi prestasi akademik. Peneliti juga mengungkapkan bahwa anak-anak dalam keluarga penerima bantuan sosial mendengar sekitar 3 juta kata per tahun, sementara anak-anak dalam keluarga kelas pekerja mendengar 6 juta kata dan anak-anak di keluarga kelas profesional mendengar 11 juta kata per tahun.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Todd R. Risley and Betty Hart dalam bukunya 'Meaningful Differences in the Everyday Experience of Young American Children', anak-anak penerima dana bantuan sosial hanya mengetahui 500 kata pada usia 3 tahun, dibandingkan dengan 750 kata dan 1.100 kata pada kelompok lain.

12. Belajar bahasa asing
Anak-anak yang mempelajari bahasa asing selama dua tahun mendapat skor SAT 14 persen lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak pernah mempelajari bahasa asing.

Belajar bahasa asing selama satu tahun berkaitan dengan skor SAT yang sedikit lebih tinggi, tetapi belajar bahasa asing selama dua tahun menghasilkan kenaikan skor SAT sebanyak 14 dan 13 persen pada bagian tes verbal dan matematika dibandingkan siswa yang belum pernah mempelajari bahasa asing. Setiap penambahan satu tahun belajar bahasa asing menghasilkan kenaikan skor lebih banyak.

"Nilai verbal siswa yang mempelajari bahasa asing selama empat atau lima tahun lebih tinggi daripada skor verbal siswa yang mempelajari pelajaran lain selama empat atau lima tahun," tulis para Thomas C. Cooper pada artikelnya yang berjudul 'Foreign-Language Study and SAT-Verbal Scores' dalam Modern Language Journal.

13. Batasi permainan game komputer atau video game
Siswa yang menghabiskan lebih dari dua jam sehari bermain komputer dan video game mendapat skor ujian sekolah 9,4 persen lebih rendah daripada siswa yang tidak lagi memainkan game semacam itu.

Efek elektronik permainan terhadap prestasi memicu perdebatan akademis yang intens. Sebuah kajian yang dilakukan pada siswa di Inggris membandingkan hasil tes para gamer dengan bukan gamer.

"Tidak ada satu korelasi positif signifikan yang ditemukan antara frekuensi game dan kinerja akademik. Bermain videogame berlebihan dapat mengganggu sekolah seperti halnya kegiatan lain yang dilakukan berlebihan semisal membaca untuk kesenangan, bermain di luar, tidur, atau berinteraksi langsung dengan teman dan keluarga," tulis peneliti Barry Ip, dkk lewat artikel berjudul 'Gaming Frequency and Academic Performance' yang dimuat dalam Australasian Journal of Educational Technology.

14. Hindari paparan pestisida saat hamil
Anak-anak dari ibu yang terkena pestisida saat hamil memiliki nilai IQ 1,4 persen lebih rendah daripada anak-anak yang ibunya tidak terkena pestisida.

Ilmuwan dari Universitas Columbia mempelajari anak berusia 7 tahun dan ibunya. Para imuwan menemukan hubungan langsung antara paparan pestisida pertanian sebelum kelehiran dengan IQ yang rendah.

Dampak negatif dari paparan pestisida bahkan lebih besar pada kerja ingatan, salah satu elemen dari keterampilan penting yang disebut 'fungsi eksekutif'. Paparan kimia berupa komponen tak terlihat di udara yang dihirup dapat menurunkan kecerdasan anak.

Dipostingkan oleh : Nur Salim
Sumber :Detikhealth

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

TIPS MEMBUAT ANAK PINTAR

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Tips Membuat Anak Pintar. mencoba membantu anda untuk menangani anak anda. Kepintaran seorang bisa dibilang sebuah anugerah yang diberikan kepada anak tersebut. Tapi ternyata faktor yang mempengaruhi kepintaran seorang anak juga ditentukan oleh lingkungannya. seperti lingkungan keluarga, masyarakat serta dirinya sendiri.

Ada banyak hal yang bisa membuat anak menjadi lebih pintar, tentunya selain dengan belajar di sekolah. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat anak menjadi lebih pintar, seperti

1. Bermain permainan yang berpikir
Catur, teka-teki silang dan sudoku selain menyenangkan juga mendukung strategi berpikir anak-anak, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan yang kompleks.

2. Bermain musik
Bermain musik selain menyenangkan juga bisa merangsang pertumbuhan otak kanan. Menurut sebuah studi di Universitas Toronto, diadakannya pelajaran musik bisa memberikan keuntungan dalam meningkatkan IQ anak dan performa akademisnya. Semakin lama waktu yang digunakan untuk bermain musik maka efek yang dihasilkan juga semakin besar.

3. Pemberian ASI
ASI merupakan makanan otak yang paling dasar. Peneliti secara konsisten terus menunjukkan berbagai macam keuntungan ASI yang behubungan dengan pertumbuhan bayi. Anak yang mengkonsumsi ASI eksklusif akan memiliki tingkat kepintaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang mengkonsumsi ASI hanya beberapa bulan saja.


4. Membiasakan berolahraga
Para peneliti di Universitas Illinois menunjukkan hubungan yang kuat antara kebugaran dan prestasi akademik di antara anak-anak sekolah dasar. Semakin bugar badan sang anak maka kemampuan dalam menerima pelajaran juga meningkat. Sebaiknya mendorong anak untuk terlibat dalam aktivitas fisik atau organisasi olahraga tertentu sesuai dengan minat anak.

5. Menyingkirkan makanan siap saji
Mengurangi asupan gula, lemak trans dari makanan siap saji dan menggantinya dengan makanan bergizi tinggi yang baik untuk perkembangan mental anak usia dini serta berfungsi dalam perkembangan motorik anak pada usia 1-2 tahun pertama. Contohnya anak-anak memerlukan zat besi untuk perkembangan jaringan otak yang sehat, anak yang kekurangan zat besi akan lambat dalam menerima rangsangan.

6. Mengembangkan rasa ingin tahu
Para ahli mengatakan orang tua yang menunjukkan rasa ingin tahunya pada anak akan mendorong anak untuk mencari ide-ide baru, sehingga merangsang anak untuk berpikir. Mengajari anak keterampilan baru serta pendidikan di luar rumah juga bisa mengembangkan rasa ingin tahu anak dan intelektualnya.

7. Budayakan membaca
Membaca adalah cara yang paling mudah untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan kognitif anak-anak dari segala usia. Cara ini bisa dimulai dengan sering membacakan anak dongeng sebelum tidur dan sering-seringlah memberikan anak hadiah buku yang bisa menarik perhatiannya.

8. Mengajarkan kepercayaan diri
Orang tua sebaiknya meningkatkan semangat dan optimisme anak-anak. Berpartisipasi dalam tim olahraga atau kegiatan sosial akan membantu meningkatkan kepercayaan diri sang anak diantara teman-temannya.

9. Memberikan sarapan yang sehat
Para peneliti meyakinkan bahwa mengonsumsi sarapan yang sehat akan meningkatkan memori dan konsentrasi anak dalam belajar. Anak-anak yang tidak dibiasakan sarapan cenderung lebih mudah marah dan kurang konsentrasi pada waktu belajar, sementara anak yang sarapan akan tetap fokus dan bergerak selama jam sekolah


Dipostingkan Oleh : Nur Salim
Sumber : www.balita-anda.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

10 Makanan terbaik untuk otak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Kita semua pernah mendengar “you are what you eat” atau “Anda adalah apa yang Anda makan”. Makanan yang bergizi dan seimbang tentu saja baik untuk tubuh kita, terutama untuk bagian yang paling penting dalam tubuh kita, yaitu Otak. Berikut adalah daftar 10 makanan yang terbukti meningkatkan kesehatan otak secara keseluruhan.

1. Oysters / Kerang / Tiram

Jika anda hobi makanan laut, tentu anda suka menyantap tiram. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa tiram sangat bermanfaat untuk otak Anda. Tiram kaya akan mineral seng serta zat besi, yang sangat membantu dalam menjaga daya ingat tetap tajam dan meningkatkan kemampuan untuk mengingat informasi dengan mudah. Seng dan besi telah dikaitkan dengan kemampuan otak untuk tetap fokus dan mengingat informasi. Kekurangan seng dan besi dapat mengakibatkan penyimpangan memori, konsentrasi yang buruk, dan  penyakit lain di seluruh tubuh.

2. Whole Grains / Biji-bijian


Diantaranya beras merah, oatmeal, roti whole grain, gandum, dll. Makanan ini bekerja untuk meningkatkan aliran darah ke otak yang berarti sangat menunjang kualitas dan kuantitas fungsi otak. Biji-bijian ini mengandung banyak vitamin B6, yang penuh dengan tiamin. Tiamin sangat bagus untuk siapa pun yang berusaha untuk meningkatkan daya ingat. Penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa hilangnya memori meningkat secara dramatis pada saat mencapai akhir 60 tahun atau pada awal 70 tahun, mengkonsumsi biji-bijian sangat baik bagi kesehatan saat menjelang tua.

3. Tea / Teh Hijau

Bagi anda yang gemar minum kopi di pagi hari, cobalah untuk mengganti kopi anda dengan secangkir teh. Teh hijau atau teh hitam sangat bermanfaat bagi otak karena mengandung catechin. Jika anda pernah mengalami hari di mana anda merasa lelah, letih, dan terlalu malas untuk berpikir? Mungkin problem seperti ini karena kekurangan catechin di dalam otak . Catechin bermanfaat untuk menjaga daya ingat tetap tajam, segar, dan otak berfungsi dengan baik. Selain itu juga memungkinkan untuk lebih rileks dan membantu untuk memerangi kelelahan mental. Teh hijau jauh lebih kuat daripada teh hitam, keduanya sangat baik untuk otak.

4. Eggs / Telur

Ketika kita semakin tua, otak kita mulai menyusut karena sesuatu hal yang disebut atrofi otak. Namun, kita bisa melawan proses alamiah ini dengan rutin memakan telur. Hal ini karena telur mengandung banyak vitamin B12 serta lesitin. Vitamin B12 membantu melawan penyusutan otak, yang sering terlihat pada penyakit Alzheimer. Telur, meskipun sangat tidak sehat jika di konsumsi terlalu banyak, karena penuh dengan asam lemak esensial. Kuning telur, meskipun sangat tinggi kolesterol, tap juga tinggi kolin, yang merupakan zat pembangun sel otak. Kolin dapat membantu meningkatkan daya ingat.

5. Curry / Rempah-rempah

Rempah-rempah sangat beragam dan tidak terbatas hanya pada ketumbar, kunyit, merica, cabai, bubuk paprika, jintan, kayu manis, kapulaga, bunga lawang, kelabet, adas manis, daun salam koja, dan cengkeh. Rempah-rempah ini sangat bermanfaat untuk menjaga otak tetap segar. Sebagai bahan utama bubuk kari, curcumin penuh antioksidan yang membantu melawan penuaan otak dan memelihara fungsi kognitif saat usia bertambah. Antioksidan juga berjuang melawan kerusakan akibat radikal bebas yang dapat terjadi di dalam otak serta tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan peradangan dan penyakit lain dalam tubuh. Rempah - rempah tidak hanya baik untuk otak, tapi juga dapat melawan diabetes dan penyakit jantung.

6. Berries / Buah Berry

Blueberry sangat baik dalam meningkatkan keterampilan motorik serta kemampuan belajar secara keseluruhan. Kebanyakan berry, termasuk blackberry, blueberry, raspberry, dan lain-lain, penuh dengan antioksidan dan sangat baik untuk meningkatkan kesehatan otak. anda dapat membantu mengembalikan efek penuaan pada otak dengan mengkonsumsi buah ini sekali sehari. Berry, kebanyakan mengandung fisetin dan flavenoid, yang sangat baik untuk meningkatkan daya ingat dan memungkinkan anda untuk mudah mengingat peristiwa masa lalu.

7. Nuts and Seeds / Kacang-kacangan

Cemilan dari kacang-kacangan dan biji-bijian. Seperti kacang, hazelnut, kacang mete, almond, walnut, pecan, biji labu, biji bunga matahari, dan jenis lain kacang atau benih yang bisa Anda pikirkan, baik untuk otak Anda. Kacang-kacangan dan biji-bijian penuh dengan Omega-3 dan Omega-6 fatty acid, serta folat, vitamin E, dan vitamin B6. Semua nutrisi ini memungkinkan anda untuk berpikir lebih jernih. Mereka juga membantu anda berpikir lebih positif, karena Omega-3 dan Omega-6 fatty acid bekerja sebagai antidepresan alami. Beberapa biji-bijian dan kacang-kacangan juga mengandung tiamin dan magnesium, yang sangat baik untuk daya ingat, dan fungsi kognitif otak.

8. Leafy Green Vegetables / Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti kubis, katuk, bayam, dan lain-lain, sangat baik untuk otak bagi anak-anak maupun orang dewasa. Sayuran ini sangat membantu ketika harus mengingat informasi lama dan proses yang baru di pelajari kemarin. Hal ini karena makanan ini penuh dengan vitamin B6, B12, dan folat, yang merupakan senyawa  penting yang diperlukan di dalam otak untuk mendobrak tingkat homocystein, yang dapat mengakibatkan lupa dan bahkan penyakit Alzheimer. Sayuran ini sebagian besar  mengandung zat besi yang tinggi. Jadi membiasakan anak-anak mengkonsumsi sayuran hijau sangat baik untuk mempertajam daya ingatnya.

9. Fish / Ikan

Ikan secara keseluruhan sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama untuk otak . Ikan penuh dengan Omega-3, yang merupakan asam lemak yang sangat bermanfaat bagi tubuh dalam berbagai aspek. Makan satu porsi ikan seminggu dapat mengurangi satu peluang untuk mendapatkan penyakit Alzheimer. Asam lemak ini membantu  fungsi otak karena mereka melapisi neuron yang kadang-kadang memiliki lapisan asam lemak kaku karena kandungan yang tinggi dari kolesterol dan lemak jenuh dalam tubuh. Omega-3 akan melapisi neuron dengan lemak baik, yang memungkinkan mereka untuk bergerak dengan mudah di seluruh otak. Omega-3 juga menyediakan lebih banyak oksigen ke otak, serta memungkinkan seseorang untuk menyimpan informasi baru sementara masih mengingat informasi lama. Ikan terbaik untuk kesehatan otak adalah ikan salmon, tuna, dan ikan haring.

10. Chocolate / Cokelat

Minum cokelat panas setiap hari, selain lezat, coklat sangat bergizi untuk otak. Para ilmuwan telah membuktikan bahwa kandungan antioksidan yang ditemukan hanya dalam dua atau tiga sendok makan bubuk coklat itu lebih kuat dari antioksidan yang ditemukan dalam makanan lain, seperti teh hijau atau anggur merah. Antioksidan utama yang ditemukan di kakao, yang dikenal sebagai flavonol, penting untuk membantu meningkatkan aliran darah ke otak.

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya

10 kebiasaan wanita dan pria yang dapat merusak otak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sebagai wanita karir ataupun ibu rumah tangga yang disibukan dengan berbagai kegiatan, terkadang menyepelekan hal - hal biasa yang sebenarnya dapat merusak atau mengurangi fungsi otak atau salah satu organ terpenting dalam tubuh kita apabila di lakukan secara terus menerus. Biasanya hal ini sering terjadi bukan hanya pada wanita tetapi juga pada pria baik tua maupun muda, anak - anak hingga dewasa. Salah satu organ terpenting dalam tubuh kita adalah otak, berikut merupakan 10 kebiasaan buruk yang sering di sepelekan dan dapat merusak otak.

10 kebiasaan yang dapat merusak otak :
  1. Tidak sarapan pagi, sehingga kadar gula menjadi rendah
  2. Merokok, kandungan Co dalam rokok dapat menyusutkan otak secara cepat
  3. Mengkonsumsi gula berlebihan, sehingga mengganggu keseimbangan gizi terhadap otak
  4. Terlalu banyak makan
  5. Tidak memekai masker saat berkendara akibatnya kadar polutan yang terhirup menjadi lebih besar
  6. kurang tidur
  7. Tidur dengan menutup kepala
  8. Kurangnya stimulasi pada otak, menyebabkan kurangnya daya ingat dan berfikir menjadi lambat
  9. Memaksakan berfikir terlalu keras ketika sedang sakit
  10. Kurangnya komunikasi menjadikan kemampuan intelektual pada otak kurang terlatih
Hidup sehat dambaan semua manusia, dan otak sebagai organ vital sudah sepatutnya kita jaga agar senantiasa berfungsi dengan baik. Hindari 10 kebiasaan buruk di atas.

Diposkan Oleh : Nur Salim
Sumber : Seputar Dunia Wanita

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Selengkapnya